BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten Melakukan Visitasi di Kabupaten Pandeglang, hal ini dilakukan terkait Penilaian Keterbukaan Informasi Publik, Kamis 10 Oktober 2019.
Kegiatan tersebut berupa Monitoring dan Evaluasi (Monev) Layanan Informasi Publik, kegiatan dipimpin pangsung oleh Ketua Tim Penilai yang juga Komisioner KI Provinsi Banten Masykur, SHI, MH, yang didampingi Komisioner Bidang Advokasi Sosialisasi dan Edukasi KI Provinsi Banten, Achmad Nashrudin, SIP, M.Si dan Staf Diskominfo Statistik dan Persandian Provinsi Banten.
Tim Visitasi KI Banten tersebut, diterima Kadis Komsantik Ir. Girgijantoro beserta jajaran di Ruang Pintar Pemkab Pandeglang.
Tim Visitasi KI Provinsi Banten, Achmad Nashrudin mengatakan, monitoring dan evaluasi (monev) atau penilaian terhadap seluruh Badan Publik di Provinsi Banten ini, dalam rangka Pemeringkatan Badan Publik Tahun 2019 sebagai yang diatur dan diamanatkan oleh Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
” Monev ini kita lakukan untuk Pemeringkatan, yang bertujuan meningkatkan pengelolaan dan pelayanan KIP di lingkungan badan publik. Pandeglang sudah di pandang cukup bagus, tinggal memperbaiki dan menambah kekurang yaitu, Aplikasi berbasis Android” Ungkapnya
Sementara Kadis Komsantik Kabupaten Pandeglang Ir Girgijantoro menuturkan, kehadiran Tim Penilai dari KI Banten ini diharapkan dapat memberikan masukan, saran serta dorongan kepada Pemkab Pandeglang, khususnya Diskomsantik dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi publik. Selain itu, untuk mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan Aplikasi Website sebagai pusat informasi publik.
“Indikator penilaian Keterbukaan Badan Publik, tidak sebatas seremonial evaluasi, tetapi KI menilai dan memantau seluruh aspek, kami menerima kritikan dari KI juga, tentang kekurangan, dan kedepan akan kami perbaiki sudah tentu dengan anggaran yang memadai” Kata mantan Kadis PU-PR.
Harapannya, tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Pandeglang mencapai predikat informatif (tertinggi). Tahun lalu (2018), Pandeglang hanya menempati predikat menuju informatif.
“Harapan kami kedepan kami lebih baik lagi, bahkan Pandeglang mendapatkan penghargaan paling tinggi terkait pengelolaan data berbasis Elektronik, kami akan terus kembangkan walaupun persaingan sekarang ini cukup ketat” Pungkas Girgijantoro.










