DPUPR Akan Terus Utamakan Pembangunan Yang Bersentuhan Dengan Masyarkat

2.535 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pembangunan jalan dan jembatan, hingga irigasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang terus berupaya mengutamakan pelayanan dasar pembangunan untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang.

Hal itu terbukti dengan banyaknya irigasi, Jalan dan Jembatan yang sudah dibangun dan yang sudah dilakukan perawatan, terutama juga beberapa ruas jalan yang sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.

Terhitung hingga kini pada tahun anggaran 2019, sudah ada 108 pekerjaan yang dikerjakan oleh DPUPR Kabupaten Pandeglang salaha satunya pada Bidang Sumber daya air, untuk program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya dengan nilai Pagu Rp 9.132.763.550,00 dengan jumlah pekerjaan sebanyak 26 pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi perdesaan yang tersebar di seluruh Daerah.

Selain itu juga, Bidang Bina Marga pada program program pembangunan/pemeliharaan Jalan dan Jembatan dengan nilai pagu Rp 76.451.048.550,00 dengan jumlah pekerjaan sebanyak 80 pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalan.
Sementara, pada bidang penataan bangunan dalam program peningkatan sarana dan prasarana pelayanan public, dengan nilai pagu Rp 1.732.891.301,00, adapun pekerjaan yang dilakukan yakni terdapat dua pekerjaan, yakni pembangunan pelayanan kepolisian 1 pintu dan pembangunan gerbang dan penataan lingkungan komplek perkantoran cikupa.
Dari data yang dihimpun BUANAINDONESIA.CO.ID, Kamis 11 Juni 2019.

Hasil pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang dari tahun 2016 hingga 2018, terdapat 32 unit jambatan yang telah berhasil dibangun, 30 lokasi pembangunan jalan lingkungan, 202,898 kilometer jalan, 52 unit bangunan, dan 287 di irigasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang Girgijiantoro menuturkan, dirinya akan terus berupaya untuk melakukan pembangunan.

“ Kami sedang berusaha melakukan pembangunan, meskipun ada beberapa kendala, akan tetapi jika memang di daerahnya ada jalan yang rusak, bisa diajukan pada musyawarah rencana pembangunan ( Musrenbang) di tingkat Desa, Kecamatan sampai ke tingkat Kabupaten, tetapi yang di utamakan adalah yang sekala prioritas, karena memang prosedurnya seperti itu,” Paparnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita, dirinya akan terus melakukan pembangunan secara bertahap dan menyeluruh, sebab luas wilayah Kabupaten Pandeglang sangat luas.

“ Pembangunan akan terus dilakukan secraa bertahap, mengingat luas wilayah Pandeglang, tentu ajuan yang dilakukan berjenjang dalam musrenbang mulai dari Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten semua pengajuan harus di ajukan berjenjang dan mekanismeny, yaitu melalu Musrenbang Desa, Kecamatan sampai ke Musyawarah Rencana Pembangunan di tingkat Kabupaten, semuanya dalam skala prioritas,” ucapnya.

Irna menambahkan, apalagi sekarang kami sedang terus mengawal proyek strategis nasional (PSN), dari Pemerintah Pusat, agar pembangunan kontruksinya di percepat, ini jelas akan berpengaruh juga kepada peningkatan perekonomian di Pandeglang.

” Makanya kita terus memacu untuk terus melakukan pembangunan di semua sudut wilayah Pandeglang, pemerataan harus kita atur-atur tahun ini wilayah mana aja, kemudian tahun depannya wilayah mana lagi, sehingga semua masyarakat Kabupaten Pandeglang dapat merasakan di masa kepemimpianan saya ( Irna Tanto ,red ) namun semua pengajuan harus melalui sesuai dengan aturan, yaitu melalu pengajuan di Musrenbang, dan harus yang sekala prioritas, DPUPR ini terus melakuakn pembanguna sesuai perencanaan, kita apresiasi kinerja DPUPR ini,” Pungkasnya.