BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Festival Pesona Tanjung Lesung di hari yang kedua masih sepi pengunjung. Terlihat di lokasi acara yang diisi oleh seniman musik lokal namun tidak berpenonton. Suasana yang panas menjadi alasan bagi masyarakat untuk enggan hadir dalam acara tersebut.
Di balik cuaca yang panas, masyarakat yang akan berkunjung juga mengeluh terkait mahalnya biaya parkir kendaraan, menurut salah seorang pengunjung, parkir untuk kendaraan roda dua dikenakan biaya Rp 10,000 dan untuk Kendaraan roda empat dikenakan biaya Rp 20,000,
” Bagaimana masyarakat mau berkunjung menyaksikan acara festival, biaya untuk markir kendaraan aja kendaraan mahal, yang namanya masyarakat kan uang 10 ribu itu sangat berarti, gimana mau rame katanya pesta rakyat untuk meramaikan Tanjung Lesung, padahal kami juga tahu acara inikan menggunakan anggaran negara yang cukup besar, dengan anggaran miliaran rupiah ,” paparnya
Hal yang sama diungkapkan oleh salah seorang pembantu panitia, yang tidak mau disebut namanya.
” Tugas saya hanya membantu panitia ketiak panitia membutuhan sesuatu yang di butuhkan oleh panitia baru saya nyari keluar, dengan keluar masuk memakai kendaraan kan jelas saya menggunakan parkir, setiap saya masuk pasti ditagih uang parkir, jadi uang untuk parkir aja berapa kalau dalam satu hari keluar masuk ada empat kali aja di kali 20 ribu udah berapa, yang aneh kita aja selaku panitia dipinta uang parkir, apalagi masyarakat biasa yang datang, jadi bagaimana mau rame pengunjung toh uang parkir aja segitu mahalnya, ” kata dia










