Situasi Pasar ditengah Kota Kabupaten Sumedang
BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG –
Hari terakhir Bulan Suci Ramadhan masyarakat tumpah ruah memenuhi pasar dan toko pakaian yang ada di Kabupaten Sumedang, walaupun masih dalam masa PSBB, jalan Tampomas yang biasanya sepi saat sekarang justru terjadi kemacetan, hal tersebut dikarenakan banyak masyarakat yang berburu kebutuhan untuk Perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Sejumlah toko pakaian yang sebelumnya sudah ditegur oleh petugas untuk tidak membuka usaha selama PSBB akibat wabah Covid 19 pun secara sembunyi sembunyi tetap melayani para pembeli, pemandangan membludaknya masyarakat yang memenuhi semua tempat perbelanjaan di Pusat Kota Kabupaten tersebut tentunya telah melanggar aturan dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), karena dalam melaksanakan pembelian mereka sudah tidak mengindahkan untuk menjaga jarak dengan orang lain.
Ibu Ida salah seorang pengunjung toko pakaian mengatakan, mereka tau bahwa saat ini masih dalam pelaksanaan PSBB namun bagaimana lagi kebutuhan tetap harus terpenuhi.
” Tadinya saya juga tidak akan berbelanja pakaian, karena yang saya tahu semua toko harus tutup kecuali para pedagang pangan, tapi setelah dikasih tau oleh tetangga bahwa di Kota masih bisa untuk berbelanja pakaian akhirnya saya pun berbelanja pakaian untuk anak.anak,” Ucapnya.
Lain lagi dengan pa Udin yang berjalan tergesa gesa menuju Pasar Inpres untuk berbelanja kebutuhan pangan, dirinya sengaja berjalan cepat cepat karena takut pasar keburu tutup
” Sekarang selama pandemi wabah Covid 19, pasar hanya diperbolehkan melakukan aktivitas jual beli hanya sampai pukul 12 siang, sekarang sudah jam 10 sedangkan barang yang akan saya beli sangat banyak sebab saya belanja untuk mencukupi keperluan toko di rumah” Kilahnya.








