Hari Ke 15 Kampanye Panwaslu Kota Bandung Temukan Berbagai Pelanggaran

15.723 dibaca
Ketua Panwaslu kota Bandung Farhatun Fauziyyah.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Memasuki hari ke 15 masa kampanye pemilihan walikota Bandung. Panwaslu telah menemukan berbagai pelangaran seperti black campaign, money politik, dan kampanye yang melanggar tempat, seperti di rumah ibadah juga fasilitas pemerintahan. Bandung, Jum’at, 2 Maret 2018.

Advertisement

Menurut ketua panwaslu Kota Bandung Farhatun Fauziyyah terdapat dua pintu masuk terkait temuan tersebut, yaitu melalui temuan dari hasil kinerja penyelenggara baik panwas kota, panwas kecamatan, atau ppl yang berada ditingkat kecamatan, dan pintu kedua yaitu laporan masyarakat yang memiliki hak pilih di kota Bandung.

“Selama 15 hari ini sudah ada temuan, money politik 2, black campaign 1, penggunaan fasilitas pemerintah dan pendidikan itu lebih dari 5,” ungkap Fauziyyah kepada awak media.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan masih menemukan anak-anak yang diikut sertakan dalam berkampanye. Sehingga pihaknya akan memberikan warning dan imbauan untuk tidak mengikut sertakan anak-anak.

Fauziyyah juga menjelaskan mengikutsertakan anak-anak dalam kampanye tidak diatur secara eksplisit dalam aturan kampanye akan tetapi didalamnya ditegaskan yang berhak mengikuti adalah orang yang memiliki hak pilih.

“Ketika terdapat anak di wilayah politik memang tidak ada aturannya di dalam wilayah kampanye akan tetapi di atur di aturan lain seperti masuk pada aturan perlindungan anak dan perempuan,” tegasnya.

Terkait dengan kampanye yang dilakukan di tempat ibadah Fauziyyah memaparkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan penyelenggara, paslon, maupun tim sukses. Apabila masih membandel pihaknya tak segan untuk memberikan sangsi administrasi dengan membubarkan acara tersebut.

Terakhir dirinya menjelaskan paslon hanya dapat memberikan alat sosialisasi kepada masyarakat dengan batas harga dari alat sosialisasi tersebut tidak lebih dari 25 ribu rupiah.

“Lebih dari itu masuknya ke money politic dan itu diawasi. Doorprize juga boleh asal dibawah 25,” pungkas Fauziyyah.