Ini Instruksi Bupati Garut Kepada DPMD Dan Dinas Sosial

18.768 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Virus Corona akan berdampak besar kepada perekonomian masyarakat kabupaten Garut, hal ini disampaikan Bupati Garut H Rudy Gunawan saat apel pagi di lapangan Setda Garut yang diikuti oleh Sekda Garut,para kepala SKPD, Asda dan staf ahli Bupati, Senin 23 Maret 2020.

Dikatakan Bupati, banyak warga masyarakat Garut yang sebelumnya memiliki usaha di luar daerah dan di kabupaten Garut kini sudah terlihat sangat kesulitan untuk menghidupi keluarganya.

Advertisement

” Kita punya orang Garut yang usaha di Jabodetabek itu puluhan Lima puluh ribu ada, yang jual es, nyukur, jual kopi bangunan dan sebagaimana, mereka sekarang ini ke kampung sudah sulit menghidupi keluarganya, di kota dia tidak memiliki pekerjaan di kampung juga tidak punya pekerjaan, ini perlu kita pikirkan juga” kata Bupati Garut.

Untuk itu sambung Bupati, kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD ) untuk berkomunikasi dengan KPPN supaya segera bisa masuk ke desa.

” Saya instruksikan kepala DPMD hari tongkrongin KPPN supaya Dana Desa bisa masuk ke kas desa, untuk segera digunakan kegiatan gotong royong, saya juga kalau perlu apabila pertanggungjawabannya yang sudah Anggaran Dana Desa ( ADD ) yang kemarin 40% sudah beres, kita tambah lagi untuk membayar yang 20 % untuk digunakan secara gotong royong di desa. Ini menyangkut kemanusiaan yang penting administrasi terpenuhi kita keluarkan lagi, supaya di desa itu ada uang yang bergerak” sambung Bupati Rudy.

Bupati Rudy meminta kepada Dinas Sosial untuk menyediakan bantuan bagi jaminan orang miskin.

” Saya minta ke Pak Ade kemarin sudah mengajukan 1000, silahkan tambah 5000 atau 6000 untuk jaminan orang miskin, yang penting kita salurkan dengan akuntabilitas, ini jaraknya akan panjang, belum puasa dan lebaran, kita atur bagaimana pembagiannya” ucap Rudy.

Bupati mengatakan, pihaknya telah melaporkan dan berdiskusi dengan DPRD Garut terkait sejauh mana pencegahan virus Corona di kabupaten Garut.

” Tapi yang jelas bahwa kami sudah mengadakan pembicaraan dengan pimpinan DPRD dan sekwan, kami juga melaporkan, berdiskusi dan DPRD memberikan instruksi supaya penanganan itu bukan hanya preventif saja dari sisi wabah corona. tetapi fakta fakta lain, yang ada di antaranya adalah mereka yang dari kota pulang ke Garut karena tidak ada pekerjaan di kota di sini juga timbul masalah ekonomi, untuk itu melalui Dinsos kita akan memberikan bantuan jaminan orang miskin” pungkasnya.