Ini Yang Disampaikan Bupati Usai Pelatikan Pegawai Pemkab Garut

8.296 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan kembali melakukan rotasi dan mutasi pegawai dilingkungan jajaran pemerintahan kabupaten Garut, sebanyak 157 pegawai pengawas dan admistrator di beberapa instansi dilantik pada apel pagi, Senin 2 September 2019 dilapangan Setda Garut.

Menurut Bupati Rudy Gunawan, rotasi dan mutasi kepegawaian merupakan hal biasa dilaksanakan dalam mencapai kinerja yang dibutuhkan.

” Proses pelantikan ini merupakan hal yang biasa, ketentuan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan segala turunannya, termasuk PP No.11 tahun 2017, yang mempunyai kewenangan untuk menentukan jabatan – jabatan itu adalah tim menilai kinerja yang dilaksanakan secara berjenjang yang di ketuai oleh pejabat yang berwenang yaitu Sekretaris Daerah, saya selaku pejabat Pembina kepegawaian hanya mengkoreksi menanyakan apakah ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kalau ada yang yang dipromosikan dan diturunkan tentu ini menjadi catatan saya selaku Pembina Kepegawaian Daerah” kata Bupati Garut dalam sambutannya.

Masih kata Bupati Garut, ada sistem yang mengatur dalam suatu rotasi dan mutasi, kita tidak akan mengacu kejadian yang sudah – sudah, ada aturan UU dan PP yang kita pegang.

” Jadi kalau ada yang tidak mau mengikuti sistem peraturan ketentuan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan segala turunannya, termasuk PP No.11 tahun 2017, sudah pindah ke kabupaten lain saya hari ini akan memberikan surat pengantar ke daerah lain, kita ikuti aturan yang berlaku” tegasnya.

Rudy berharap, kedepan untuk mempersiapkan pengisian kekosongan 6 pejabat Eselon II setingkat Kepala Dinas, 5 Kepala Dinas dan 1 Direktur Rumah Sakit setelah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara ( KASN ) dan Menpan.

” Saya berharap persiapan dua minggu lagi , saya kasih waktu Sekertaris Daerah beserta tim penilai kinerja untuk meneliti, BPKAD, Setda, BKD dan Bappeda untuk jabatan yang kosong, karena minggu depan insyaallah saya akan umumkan 6 jabatan yang lowong setelah mendapat rekomendasi dari KASN dan Kemenpan RB, sehingga pada awal Oktober kita sudah mendapatkan 6 Pejabat Eselon II baru, 5 Kepala Dinas dan 1 Direktur Rumah Sakit”, harap Bupati Rudy Gunawan.

Hal lain disampaikan Bupati yang mengingatkan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk tidak membuat aturan sendiri terkait rekrutmen calon kepala sekolah dan pemindahan tugas.

” Kepada Kedisdik dan kabid saya ingatkan supaya jangan semena mena, jangan buat PHP kepada orang, sekarang berduyun – duyun daftar kepala sekolah SMP, lihat dulu yang kosong berapa itulah sistem. Kepala BKD juga berikan arahan kepada Disdik karena semua kordinasi ada di BKD, dulu Dinas Kesehatan memindahkan seseorang hanya melalui surat keputusan dinas, itu tidak boleh lagi terjadi” tegas Bupati.

Saat ini lanjut Bupati, kita akan fokus kepada penyusunan anggaran 2020 secara transfaran.

” Satu atau dua hari ini saya minta BPKAD dan Bappeda untuk menguraikan berapa pendapatan kita supaya kita mempunyai akurasi berapa yang harus kita belanjakan langsung dan berapa yang kita belanjakan tidak langsung. Yang tidak langsungnya itu jauh lebih besar dari pada yang langsung. Karena APBD kita meskipun 5 Triliun didalamnya ada Dana Desa, Dana Bos, Dana Sertifikasi yang begitu besar dan tenru untuk gajih pegawai. Terakhir kepada yang dilantim selamat melaksanakan tugas semoga ini menjadi barokah bagi masyarakat kabupaten Garut dan bagi saudara yang dilantik hari ini” pungkasnya.