

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANJAR- Pernah mendengar La Boca, di Buenos Aires, Argentina. Sebuah kampung yang kebanyakan anggota koloni seniman ini sangat indah dengan warna – warni rumah penduduknya. Di Kota Malang Jawa Timur, ada kampung Jodipan yang sebagian besar rumah penduduk kampung itu berwarna- warni. Tak kalah cantik dengan La Boca dan Jodipan, kini Kota Banjar Jawa Barat pun, ada kampung ‘Buricak Burinong’ yang berarti berwarna dan menyala dengan indah. Dengan kreativitas yang tinggi, warga Randegan RW 8 Desa Raharja, Purwaharja ini menyulap kampungnya agar lebih menarik.
Ide membangun kampung buricak burinong ini berawal dari Ketua RW setempat, yakni Rasdi Cucu Supardi. Dia ingin daerahnya bisa menarik dan menjadi perhatian para pengunjung. Kampung Buricak Burinong ini baru dicetuskan seminggu yang lalu. Warga setempat sampai saat ini masih terus mengecet tembok-tembok rumah dan obyek lainnya agar terlihat indah dan berwarna.
“Kami mulai dari sudut kampung dengan tembok yang dicat warna-warni, dan di setiap dinding luar rumah ada beberapa lukisan gambar yang unik dengan beberapa pola-pola yang artistik, menghasilkan sebuah karya seni yang indah,” terang Rasdi.
Lanjutnya, pengerjaan sampai saat ini baru 50 persen dari 90 rumah yang ada. Sudah dihabiskan sebanyak 12 kaleng cat ukuran 5 kilogram dan cat kiloan sebanyak 100 kilogram. Cat yang dibeli untuk mewarnai obyek yang ada dan dinding rumah dilakukan secara swadaya. Bahkan beberapa warga memilih untuk membeli catnya masing-masing dan mewarnainya sendiri.
“Pengerjaannya sudah satu minggu lebih. Rencananya semua rumah akan warna-warni. Baru mencapai 50 persen, karena memang terkendala biaya untuk membeli cat, jadi sambil berjalan aja,” sambungnya.
Sedangkan untuk konsepnya, Rasdi membebaskan warganya berkreasi semenarik mungkin, sehingga nantinya gambar-gambar maupun warna akan lebih beragam sesuai dengan pemilik rumahnya.
“Kami ingin maju, jadi ide mewarnai kampung supaya lebih menarik keluar. Alhamdulillah warga RW 8 menyambut baik dan mendukung ide ini, sehingga kami secara swadaya dan gotong royong mulai mengecat,” tambah Rusdi.
Rasdi berharap, ke depannya Kampung Buricak Burinong ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Banjar. Pengunjung bisa selfie sembari menikmati keindahan kampung. Bahkan di kampung itu juga terdapat tanaman sayuran yang ditanam menggunakan media sabut kelapa. Juga hampir di setiap rumah terdapat tanaman obat atau apotek hidup.
Rasdi berharap, bagi siapa saja yang akan membantu untuk ikut membangun kampung Buricak Burinong di Kota Banjar ini, akan diterima dengan senang hati, terutama dari Pemerintah Kota Banjar.
Lets Explore Buana Readers !






