Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Jalan Menuju Tanjung Lesung Masih Rusak Parah

20.100 dibaca

PANDEGLANG, BuanaIndonesia.com-Jalan menuju kawasan wisata tanjung lesung tepatnya dikampung kuntili, desa Tanjung Jaya, kecamatan Panimbang nampak semakin memperihatinkan. Sementara Dinas Peketjaan Umum Kabupaten Pandeglang hingga saat ini belum ada upaya perbaikan kembali. Selain jalan yang sulit dilalui oleh pengendaraan kendaraan roda 2 maupun Rado 4, jalan yang rusak berat dan amblas itu kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Bunga (35) salah satu wisatawan asal jakarta. Mengatakan dirinya sangat terkejut ketika mengetahui keadaan jalan ini.

” Sampai kapan jalan ini akan diperbaiki, jujur kami terkejut ketika melintas di jalan tersebut ironis bahkan hampir celaka. ” kata Bunga

Advertisement

Menurut Bunga harusnya aset jalur menuju ketempat wisata tidak seperti ini, melainkan justru harus bagus dan mulus sehingga yang melintas akan merasakan aman dan nyaman.

” jika ini tetap saja diabaikan, kawatir akan berpengaruh besar pada wisata lainnya untuk datang lagi ketempat tersebut, “ungkap.

Astaka selaku kepala desa Tanjung Jaya membenarkan sepanjang jalan menuju wisata amburadul. Harapannya, Selain jalan yang rusak, pemerintah juga harus memperhatikan lampu penerangan jalan (PJU). selain yang melintas ketempat tersebut akan merasa aman dan nyaman juga tentunya akan mencegah terjadinya tindak kejahatan lainnya di ditempat tersebut.

” Jalan tersebut selain dipergunakan oleh wisata juga sebagai akses utama warga masyarakat sekitar yang beraktivitas sehari-hari, semisal untuk mengangkut hasil perkebunan dan perikanan lokal” ucap Astaka

Tanjung Lesung oleh presiden telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), namun hingga saat ini belum adanya perubahan dan program percepatan pembangunan belum pernah dilaksanakan.

” Harusnya pihak pengelola Tanjung Lesung segera membuktikan pada publik kalau pembangunan sedang mereka laksanakan, namun sebaliknya yang kami lihat pihak kawasan lebih mengutamakan kegiatannya dengan bercocok tanam pohon albasia diarea tersebut.” Tambah Astaka