Jelang Hari Kemerdekaan Ke 74, Bupati Dan Wakil Bupati Mengikuti Rapat Paripurna Pidato Presiden RI

2.550 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke 74, Bupati Garut H Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman mengikuti Rapat Paripurna Ke II tahun 2019 dalam agenda mendengarkan pidato Presiden RI melalui media Televisi yang disiarkan secara langsung di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Jumat 16 Agustus 2019.

Selain Bupati dan Wakil Bupati Garut, nampak hadir Komandan Korem 062 / Tarumanegara, Sekda Garut, Anggota DPRD Garut, Dandim 0611 / Garut yang mewakili, Kapolres Garut yang mewakili, Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Ketua Pengadilan Negeri Garut, Kepala Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) , Para Kepala SKPD beserta Jajarannya, para OKP, LSM serta tamu Undangan.

Acara pidato kenegaraan Presiden RI yang dilaksanakan mulai pukul 10.00 dan berakhir pukul 11.00 WIB ini diikuti secara hikmah oleh peserta rapat paripuran yang ada di gedung DPRD Garut hingga berakhirnya acara rapat paripurna.

Dalam cuplikan Pidatonya Presiden RI Joko Widodo mengatakan, Tata kelola pemerintahan yang baik mutlak dibutuhkan. Tata kelola keuangan negara yang akuntabel harus diwujudkan. Tata kelola yang transparan harus dikembangkan. Tata kelola yang efektif dan efisien, yang gesit, lincah, dan cekatan menghadapi perubahan juga harus terus diupayakan. Sebagai lembaga negara yang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, peranan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sangatlah penting. BPK mengemban tugas memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat dipertanggungjawabkan. Serta memastikan setiap rupiah dalam APBN digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Alhamdulillah, laporan keuangan pemerintah pusat 2016-2018 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Pemerintah Daerah (Pemda) juga mencatat prestasi. Pemda dengan WTP berhasil ditingkatkan dari 47% di tahun 2014 menjadi 78% di tahun 2018.

BPK juga telah memeriksa kinerja dan kepatuhan pemerintah dan badan lainnya, serta berhasil mengembalikan kas dan aset negara sebesar Rp4,38 triliun. BPK juga telah melaksanakan pemeriksaan kesiapan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Selain itu, BPK terus mendukung pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Satu komitmen yang perlu kita dukung bersama. Saya menghargai upaya BPK untuk aktif membangun reputasi bangsa di dunia internasional.

BPK dipercaya sebagai pemeriksa eksternal pada International Atomic Energy Agency sejak 2016 sampai 2021. Pemeriksa BPK juga terpilih menjadi eksternal independen pada International Anti – Corruption Academy periode 2019 hingga 2021. BPK juga menjadi United Nations Panel of External Auditors dan terlibat aktif di organisasi pemeriksa se-ASEAN, se-Asia, dan se-dunia.