Kapolres Pandeglang Ajak Masyarakat Budayakan 3R, Jangan Sampai Sampah Jadi Mesin Pembunuh

6.195 dibaca

BUANAINDONESIA CO.ID Pandeglang – Kamis tanggal 21 Februari 2019, bertempat di Kp. Kepuh Ds. Bangkonol Kec. Keroncong Kab. Pandeglang dilaksanakan Apel Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ( HPSN ) dengan tema ” Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat Dan Bernilai “.

Advertisement

Hadir dalam Apel tersebut
H. Gunawan SE Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang LETKOL INF Denny Juwono Pranata Dandim 0601 Pandeglang, Indah Diniarsiani Asda 3
Asep Rahmat Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang, dengan jumlah peserta apel 300 personil gabungan.

Apel Peringatan Hari Peduli Sampah Tingkat Kabupaten Pandeglang ini Baru Pertama Kali dilaksanakan Di Tempat Pembuangan Akhir Bangkonol Pandeglang.

” Kenapa kita lakukan di sini di lokasi YPA Bangkonol, yang dimaksudkan agar kita bisa melihat Secara Langsung Sampah-sampah Yang di hasilkan oleh masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Pandeglang dan kita bisa sadar akan kebersihan lingkungan,” papar Kapolres AKBP Indra Lutrianto Amsyoni M.si, Kamis 21 Februari 2019.

Lanjut Indra, sebagai hari peduli sampah untuk pertama kalinya, Peringatan ini dilakukan untuk mengenang peristiwa di leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat Pada tanggal 21 Februari 2005 dimana sampah dapat menjadi mesin pembunuh yang merenggut nyawa sebanyak 157 jiwa dan menenggelamkan dua kampung penduduk.

“ Jangan sampai sampah di Kabupaten Pandeglang menjadi mesin pembunuh dan penyebab wabah penyakit untuk masyarakat, Karena Bila dikelola dengan baik, sampah menyimpan potensi yang cukup besar seperti dengan adanya Bank sampah dan pengelolaan sampah mandiri di kota Surabaya, jangan sampai kejadian di wilayah Cimahi terjadi di wilayah kita.” Ungkapnya.

Dia menambahkan “Sampah adalah lawan kita yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia serta mengancam kebersihan dan kelestarian lingkungan, dengan HPSN ini mari kita lakukan aksi nyata dengan mengkampanyekan, mengedukasi dan memberikan bimbingan kepada masyarakat untuk menerapkan budaya 3R yaitu REDUCE (KURANGI SAMPAH), REUSE (GUNAKAN KEMBALI SAMPAH YANG MASIH BISA DIPAKAI) AND RECYCLE (DAUR ULANG SAMPAH). permasalahan sampah harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan tanggung jawab Seluruh Lapisan masyarakat” Pungkas Kapolres Pandeglang.