

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna dibuat geleng – geleng kepala dengan kondisi Sungai Cimanuk yang kondisi sampahnya sudah dalam kategori memprihatinkan. Budi melihat langsung sampah – sampah yang mengambang di sungai Cimanuk, tepat tak jauh di lokasi Bendungan Copong, tempat pencarian korban hilang yang hanyut di sungai cimanuk, Jumat, 23 Maret 2018.
Kapolres berada disana saat pencaian Adit, pemuda 22 tahun warga sukamentri yang dinyatakan hilang tenggelam pada Rabu lalu. Hingga hari ini, Adit masih belum ditemukan.
“Coba lihat sampah bekas rumah tangga yang mengambang, gimana ga sulit melakukan pencarian kalo sampahnya seperti ini,” ungkap Budi kepada awak media di lokasi pencarian di Kecamatan Banyuresmi Garut.
Selain menurunkan patroli air dari sat Sabhara Polres Garut, upaya pencarian juga menerjunkan Basarnas, BPBD dan TNI.
“Tolong warga jangan buang sampah ke sungai, kelihatannya juga kan miris kalo saat pencarian korban banyak sampah begini,” tambah Budi.
Proses pencarian korban hilang yang hanyut di sungai cimanuk, akan dilanjutkan esok pagi. Rencananya besok akan diterjunkan tim penyelam dari Brimob Polda Jabar, agar korban bisa segera ditemukan,
“Besok kita lanjutkan pencarian, jika sudah malam kondisi penerangan saat pencarian sangat sulit, apa lagi di situasi air keruh begini,” tutup Budi.
Lihat Video Tutorial dibawah ini agar promosimu dilihat puluhan ribu orang









