BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI – Ada pemandangan yang berbeda di area Jalan Stasiun Timur di wilayah Kota Sukabumi. Yakni, tidak adanya pedagang kaki lima (PKL) yang nongkrong berjulan dan memadati kawasan tersebut. Maklum, orang nomor satu di NKRI bakal melakukan kunjungan kerja selama dua hari serta melaksanakan berbagai kegiatan di Kota Sukabumi. Berbeda sebelum orang nomor satu itu berkunjung ke kota mochi, ratusan PKL memadati kawasan tersebut yang membuat kawasan tersebut kumuh.
” Lah, sebelum Pak Jokowi datang kawasan ini (Stasiun red) kumuh dan banyak PKL. Tapi sekarang tidak ada sama sekali,” ungkap Jae (35) warga Cibeureum Kota Sukabumi saat melihat kepulangan Presiden RI, Jokowi di Stasiun KAI Sukabumi, Jumat, 1 september 2017.
Menurut Jae, pemandangan seperti ini menjadi kesempatan yang langka menurutnya. Artinya, jarang sekali dirinya melihat di Jalan stasiun timur tidak ada PKL seperti sekarang ini. Soalnya, setiap hari kawasan tersebut padat PKL yang menjual berbagai macam kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat.
“Coba kalau setiap hari seperti ini (tidak ada PKL red). Pasti tidak ada kemacetan di kawasan ini. Soalnya, kalau ada PKL jalan ini suka macet dan sulit lewat,” jelasnya.
Disamping tidak akan macet, lanjut Jae, kawasan jalan tersebut dapat kembali berpungsi sebagai jalan yang pada umumnya. Tidak dijadikan Pasar yang berada di atas jalan yang seharusnya menjadi jalan umum.
“Paling penting itu ya, bukan mengusir atau tidak boleh berusaha. Tapi, berjualan itu di tempat yang benar. Kalau seperti ini kan, aktivitas lalu lintas lancar dan tidak kumuh,” ujarnya.
Hal yang senada juga di ungkapkan oleh Ketua GMNI Sukabumi, Dewek Sapta Anugrah. Dirinya sangat mengapresiasi cara berbenah Pemkot Sukabumi menjelang kedatangan orang nomor satu di NKRI. Akan tetapi menurutnya, hal itu seharusnya dilakukan bukan hanya ada orang penting saja yang akan datang ke kota mochi.
“Berbenahnya sih bagus. Tapi, berbenah itu bukan hanya karena ada orang penting saja datang. Seharusnya, membenahi PKL itu harus menjadi kewajiban Pemkot Sukabumi sebelum Presiden RI, Jokowi datang ke sini. Iah kan, jadi pembahasan yang lucu akhirnya,” terangnya.
Maka dari itu, lanjut Dewek, dirinya mengharapkan Pemkot Sukabumi melakukan penataan PKL yang berada di Pusat Kota Sukabumi. Pasalnya, hal itu ternyata bisa dilakukan jika Pemkot Sukabumi serius ingin melakukan penataan.
“Kalau serius dan ada tekanan yang kuat. Para PKL itu bisa ditertibkan dan ditata dengan baik. Makanya, membenahi PKL itu jangan sampai hanya ada Presiden saja yang datang ke Kota Sukabumi,” katanya.
Sementara itu, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi seblum kedatangan Presiden telah melakukan penertiban PKL di kawasan yang berdekatan dengan Stasiun KAI Kota Sukabumi. Seperti hanya, Jalan Stasiun Timur dan kawasan yang dilalui oleh Presiden RI saat melakukan kunjungan kerja di Kota Sukabumi.










