Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang Goes To Campus

9.095 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Pandeglang menggelar Nobar ,nonton bareng sebuah Filem yang menampilkan sisi pelaksanaan demokrasi, dengan judul ” kejarlah Janji” acara tersebut di gelar berdasarkan Pemberitahuan KPU RI No 1015 tentang kegiatan KPU Goes To Campus, sekaligus berkaitan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Sabtu 28 Oktober 2023,

Advertisement

Kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Film “Kejarlah Janji” yang berlokasi di Kampus UNMA Banten.Tujuan dari kegiatan tersebut diantaranya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemilu sebagai sarana integrasi bangsa, dan mengajak generasi milenial dan pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

” Sasaran peserta kegiatan nobar ini adalah pemilih pemula dan pemilih muda yakni dengan peserta lebih kurang 100 mahasiswa/mahasiswi yang berada di kampus unma banten serta perwakilan dari  BEM se-pandeglang.
Kegiatan nobar ini dilaksanakan sengaja kita laksanakan pada hari sabtu, tanggal 28 Oktober 2023 pukul 13:00 WIB s/d selesai, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang ke-95, yang akan dihadiri oleh Komisioner KPU Pandeglang beserta Jajaran, Perwakilan dari Pimpinan Kampus UNMA Banten dan Peserta Mahasiswa/mahasiswi,” ungkap Falahudin Komisioner KPU Pandeglang, Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM.

Masih kata Falahudin, film yang disutradari oleh Garin Nugroho dan dibintangi oleh Ibnu Jamil, Cut Mini, Shenina Cinnamon tersebut berkisah tentang kontestasi politik pilkades dan keluarga dari ibu pertiwi (cut mini) yang membesarkan ketiga anaknya seorang diri.

” Film ini dikemas dalam komedi yang menggelak tawa sekaligus satir yang menyentil. Serupa kritik bagi para politikus yang tengah berkontestasi di panggung politik. Tentunya kami berharap setelah menonton film ini masyarakat dapat memaknai pemilu, sehingga para pemilih pemula yang berada di dunia kampus atau sebagai mahasiswa lebih bijak dalam menyikapi perpolitikan serta menjadi contoh bagi masyarakat bahwa betapa pentingnya menyalurkan hak pilihnya, sehingga mengedukasi masyarakat agar tidak golput, bahwa pemilu sebagai peristiwa kebudayaan, bukan sekedar kontestasi kekuasaan.” jelasnya

Falahudin mengharapkan kepada Para peserta agar dapat menjadi duta-duta Demokrasi dalam artian bahwasanya para generasi muda dapat mendorong orang-orang disekitar, baik keluarga maupun masyarakat lainya untuk berpartisipasi penuh dalam pemilihan umum yang dilaksanakan di Tahun 2024. Bahwasanya perbedaan itu penting namun perbedaan itu tidak harus membuat kita menjadi berseberangan serta mengarah pada sebuah konflik karna itu bukanlah arti sebenarnya dari sebuah kehidupan berdemokrasi

“Berbeda pilihan itu penting tetapi bersatu, maju terus menerus membangun bangsa ini dalam dinamika demokrasi itu adalah hal yang mutlak kita laksanakan. Kami berharap agar Kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar dapat mengedukasi generasi mudah tentang arti pentingya Pemilihan Umum bagi kemajuan Bangsa di 5 Tahun kedepanya,” pungaksnya