Korban Penculikan Emon, Sempat Kirimkan Pesan Singkat Minta Dijemput Temannya

18.349 dibaca

BANDUNG, BuanaJabar.com – Tesa Tri Kurnia (16) seorang siswi SMA di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang hilang dan diduga menjadi korban penculikan oleh seorang pria bernama Emon sejak Minggu 18 September 2016 silam, hingga kini nasibnya belum diketauhi.

Tesa diculik bersama seorang temannya TW dari sebuah warung milik saudaranya sendiri dikawasan Gununghalu, TW sendiri berhasil ditemukan Tim gabungan anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat yang dibantu oleh anggota kepolisian Polda Metro Jaya dari sebuah hotel dikawasan Sunter, Jakarta Utara.

Advertisement

Hilangnya Tesa membuat orang tuanya tak bisa tidur. Wajah panik terlihat jelas dari raut wajah Asep Nugraha (41) dan Lasmi Asih (36) kedua orang tua Tesa. Betapa tidak, anak gadis yang mereka sayangi hingga saat ini masih belum diketahui nasibnya. Menurut Asep, dirinya terakhir berkomunikasi dengan anaknya pada hari Minggu 18 September 2016 sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah itu telepon genggam milik Tesa pun tidak aktif.
Asep menambahkan kemarin malam atau sekitar pukul 21.59 WIB, handphone Tesa sempat aktif, namun tak menhubunginya. Tesa memberikan kabar kepada temannya yaitu Kiki selaku ketua murid di kelasnya via SMS atau pesan singkat.

“Dia SMS ke Kiki, isinya ‘Kiki bantuin ini aku gatau dimana huhujanan’. Nah, dibalas lagi sama temennya tapi tidak ada jawaban,” kata Asep saat ditemui Selasa 20 September 2016. Dari informasi yang diperoleh pihak keluarga, Tesa berada di wilayah Coblong, Kota Bandung. Namun saat dicari ke lokasi tersebut keluarga tidak menemukan Tesa.

“Jam sebelas malam (kemarin) saya juga mencari ke daerah Sekeloa. Teman-temannya juga pada nyari. Tapi Tesa nggak ketemu,” ucapnya.