
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Teka teki selama ini terkait keberangkatan Bupati Garut H Rudy Gunawan beserta Rombongan ke Negara Laos terjawab sudah, usai apel pagi gabungan, Senin 24 September 2018 Bupati Garut H Rudy Gunawan memaparkan dihadapan media.
Dikatakan Bupati Rudy Gunawan, keberangkatannya ke Negara Laos merupakan undangan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan potensi Daerah beserta 7 kabupaten lainnya.
” Kami diundang Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pariwisata RI beserta 7 Kabupaten dalam rangka mempromosikan potensi wisata daerah dan produk unggulan yang untuk Garut sendiri Kita mempromosikan Wisata Agro Vulkanik” kata Bupati Rudy Gunawan.
Tetapi Lanjut Rudy, yang utama dalam pertemuan yang diselenggarakan oleh Kemenlu dan Kemenpar adalah setiap daerah diharuskan membuat flaning ke depan apabila tranportasi Kereta Api dari China ke Singapura yang melintasi Laos berjalan, potensi wisata ke Indonesia akan berdampak baik, Garut menjadi salah satu tempat yang direkomendasikan sebagai tempat wisata selain Bandung.
” Bahkan salah satu negara bagian dari China ingin bekerjasama langsung dengan kabupaten Garut sebagai Syster City, mereka sudah datang ke Provinsi Jawa Barat, Mereka melayangkan surat langsung kepada Pemkab Garut”, lanjutnya.
Terkait sebagian Kepala SKPD yang turut dalam kunjungan itu, Rudy Gunawan mengatakan, itu Kita minta karena supaya ada wawasan yang berhubungan dengan lintas kementerian .
” Dan itu menggunakan biaya sendiri tidak menggunakan DPA, serta mendapat izin dari Kementerian”, pungkasnya.










