BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Berjumlah 38 peserta korban tsunami selat sunda yang tinggal di Hunian Sementara (HUNTARA) yang berlokasi Kampung Cibenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. akhirnya mendapat Pelatihan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) yang digelar oleh Lembaga Laz Harfa bekerjasama dengan Caritas Australia dan Australian Aid.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut, terhitung sejak tanggal 19 – 23 Agustus 2019. merupakan salah satu Program Laz Harfa Banten, tentunya bertujuan pasca pelatihan peserta yang mengikuti tersebut selain untuk mensosialisasi ke masyarakat juga menjadi dampingan LAZ Harfa kedepan.
Demikian dikatakan Margaretta Sagala, Partnership Accompaniment Officer disela penutupan kegiatan pelatihan PRB.
Sabtu, 24 Agustus 2019.
” Saya selalu bangga dan senang melatih teman-teman LAZ Harfa karena mereka punya semangat muda yang tinggi, hati yang tulus, dan benar-benar sayang kepada masyarakat dan mereka memberikan lebih dari yang kita minta dalam pelatihan-pelatihan yang kita laksanakan,” Jelas Margaretta Sagala, Partnership Accompaniment Officer.
Sementara Ii Irfan, Manager Harfa Rescue Indonesia mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam kesiapan menghadapi bencana, baik sebelum, saat, dan pasca bencana dengan menggunakan pendekatan aset yang dimiliki masyarakat.
” Sehingga tepat pada pelatihan yang diberikan dengan menggunakan tools Asset Based and Community Driven Development (ABCD). juga penggunaan alat analisis pelatihan ABCD ini yang terdiri dari berbagai tipe diantaranya, tipe aset untuk menganalisis potensi alam maupun fisik di desa, tipe kemiskinan untuk menganalisis perekonomian masyarakat, dan tipe impian, menganalisis visi misi masyarakat di desa, serta tipe analisis lainnya.”pungkas.












