Liga Jabar Istimewa U-12 Resmi Bergulir di Garut, Jadi Momentum Penguatan Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

391 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID,  GARUT  – Kabupaten Garut kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga usia dini dengan digelarnya Pembukaan Liga Jabar Istimewa U-12 Zona Priangan Timur di Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut menilai penyelenggaraan kompetisi sepak bola kelompok umur tidak hanya berperan dalam pembinaan atlet muda, tetapi juga mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.

Menurut Syakur, meningkatnya frekuensi kegiatan olahraga di Garut menjadi indikator positif tumbuhnya budaya hidup sehat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor usaha. Kehadiran peserta, ofisial, serta keluarga yang mendampingi selama kompetisi berlangsung diyakini memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

Liga Jabar Istimewa U-12 Zona Priangan Timur tahun ini diikuti oleh 32 tim dari enam kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah tersebut menjadi potensi besar bagi pengembangan konsep sport tourism di Kabupaten Garut.

Bupati Garut berharap ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Priangan Timur di tingkat yang lebih tinggi. Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan setiap event olahraga sebagai sarana penggerak ekonomi lokal.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga. Syakur meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut terus melakukan pembenahan fasilitas di kawasan SOR RAA Adiwijaya agar semakin layak menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event olahraga regional maupun nasional.

Ia juga mengingatkan seluruh panitia dan pihak penyelenggara agar menjaga kualitas pelaksanaan kompetisi, mulai dari aspek pelayanan, keamanan, ketertiban, hingga menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menurutnya, penyelenggaraan yang baik akan menjadi modal penting agar Garut terus dipercaya menjadi lokasi berbagai kejuaraan olahraga di masa mendatang.