
BUANAINDONESIA, CIREBON – Ratusan massa buruh dari FSPMI Cirebon Raya dan Serikat Pekerja Hero Supermarket-SPHS Cirebon turun ke jalan dalam rangka memperingati May Day 2017, aksi tersebut dipimpin langsung oleh Asep Feddy Hartono selaku Ketua FSPMI Cirebon Raya.
Para peserta aksi berkumpul di Bundaran Ramayana Square, kemudian menuju PT MMS (Mustika Mitra Selaras) di Jl Ki Gede Cangkring Plered, setelah itu masa buruh beregarak menuju BPPK (Balai Balai Pelayanan Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Cirebon.
Dalam May Day 2017, FSPMI Cirebon Raya, mengangkat berbagai isu-isu nasional yakni HOS (hapus outsourching dan pemagangan) dimana FSPMI menolak sistem tersebut karena jelas-jelas mengombang-ambingkan status pekerja dan pemberian upah yang tidak sesuai.
JA (jaminan sosial), FSPMI mendesak pemerintah agar membebaskan masyarakat dari iuran kesehatan serta mengajukan dana pensiun buruh sejumlah 60% dari upah terakhir.
TUM (tolak upah murah) FSPMI mendesak pemerintah mencabut PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan karena menyengsarakan kaum buruh.
Adapun isu-isu daerah yang FSPMI gaungkan yakni meminta diberlakukanya UMSK 2017, stop union busting, diberlakukanya cuti melahirkan selama 14 minggu.










