Mendengar Bayi Lahir Dengan Usus Terburai Keluar, Charity Banten Respon Cepat

11.254 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Sobari dan Siti Julaeha bernapas lega, karena buah hati anak keduanya yang lahir dengan usus terurai atau gastroschisis di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Tangerang untuk mendapat perawatan oleh sejumlah relawan. Keluarga Sobari yang tidak pernah menyangka ada orang yang terketuk hatinya, untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan bayi laki-laki yang baru berumur 3-4 hari tersebut.

Penghasilan Sobari yang tak menentu, tak cukup untuk mengobati anaknya yang baru lahir dengan kondisi yang sangat menghawatirkan. Untungnya ada kelompok Relawan yang bergerak di bidang Sosial langsung bergerak cepat untuk membantu keluarga tersebut.

Advertisement

Diky Nurmansah, salahsatu relawan mengatakan, pihaknya saat mendengar kabar Bayi Lahir Dengan Usus Terurai langsung respon cepat, pihaknya bersama Yayasan Amarillys Kirana, langsung bergerak untuk membawa bayi tersebut ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan medis dan menjalankan operasi.

” Setelah kata mendangar inpormasi dari rekan wartawan kita langsung mengdakan diskusi cepat dengan rekan lainnya, dan langsung bergerak unutuk membawa Bayi tersebut ke Rumah sakit Tangerang untuk dilakukan oprasi,” ungkap Dikiy Ketua Relawan Charity Banten, Rabu 13 Mei 2020.

Masih kata Diki Nurmansyah, seluruh biaya bayi yang beralamat di Kampung Kamuning, Desa Citeureup, Kecakamatan Panimbang itu akan di tanggung oleh Yayasan Amarillys Kirana.
Karena jika harus di ikut sertakan sebagai pengguna Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) dan BPJS, administrasi kependudukan Sobari tidak ada.

“ Harus di garis bawahi, bahwa pasien ini tidak di cover oleh SKTM ataupun BPJS, karena administrasi yang sulit, tidak memliki KTP. Beruntung ada Amarillys Kirana yang menanggung semua biaya pengobatan pasien tersebut,” tandasnya.

Sementara Sobari mengaku, bersyukur mendapat pertolongan dari para dontatur yang rela menyisihkan sebagian rizkinya untuk mengobati anak yang di beri nama Dimas Ramadhan.

“Terima kasih para donatur yayasan Amarillys Kirana dan Charity Banten dan paradermawan semoga kelak Allah SWT, mengganti kebaikan yang telah diberikan kepada keluarga kami,” Tukasnya dengan nada haru.