
BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Kepala Polisi Resot (Polres ) Pandeglang laksanakan Rakor dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda ) Kabupaten Pandeglang, terutama dengan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TTPKS), hal tersebut di lakukan untuk menciptakan Pemilu yang damai, aman serta sejuk, acara di selenggarakan di Riz Hotel, Jumat 7 Desember 2018.
Pada pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 merupakan suasana yang sangat rawan terjadinya konflik sosial. Hal itu dapat diantisipasi jika seluruh komponen melakukan kerjasama yang solid untuk mewujudkan lancarnya Pilpres dan Pileg.
“Insya Allah di Pandeglang tidak ada konflik yang menonjol, namun potensi konflik yang dapat kami petakan pertama potensi konflik pada pemilu 2019 April, karena disitulah titik kerawan yang dapat terjadi,” Demikian dikatakan Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TTPKS) di Riz Hotel, Jum’at (7/12).
Menurutnya, kerawanan konflik itu pada hal ini bukan banyaknya premanisme dilokasi. Kata Indra, konflik itu dapat dilihat dari jarak yang ditempuh ke TPS dan intimidasi dari salah satu oknum pendukung Pasangan Calon (paslon).
” Jika kita lihat dalam satu TPS, ada yang harus diamankan oleh kami yaitu petugas PPS, Saksi, Panwas, orang yang mencoblos, sarana prasaran, dan surat suara, Dalam pengamanan ini, kita tidak dapat bekerja sendiri.kami sangat butuh dukungan dari semua pihak. Personil kami hanya sekitar 700 orang, sedangkan jumlah TPS kurang lebih 3.096, jika dibagi jumlah tersebut satu personil bisa 5 hingga 10 TPS, maka dari itu kami dibantu TNI dan Linmas. Yang kami butuhkan dalam forum ini yaitu gagasan untuk membuat pelaksanaan pemilu berjalan lancar dan aman, ” harapannya.
Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, dirinya sangat setuju dengan apa yang disampaikan Kapolres Pandeglang, sekecil apapun kerawanan konflik sosial yang terjadi harus diminimalisir.
” Jangan sampai perbedaan menjadikan permusuhan, disaat seperti inilah rongrongan itu akan datang. Oleh sebab itu saya harap, kita harus terus jaga kebersamaan, persatuan dan hindari perpecahan, mari kita jaga bersama sama pesta demokrasi 2019 agar terciota pemilu yang aman, damai dan sejuk, hususnya di wilayaj Kabupaten Pandeglang “kata Irna dalam sambutananya
Hadir dalam acara tersebut iAsda Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kasubag TU Seksi Intelegen Kejari Yanto, dan para Kepala Dinas.










