Modal Rp20 ribu, Juru Parkir ini Tambal Jalan Berlubang

21.983 dibaca
Ahmad Kalang juru parkir yang memperbaiki jalan berlubang. (BUANA INDONESIA NETWORK/Dede Gumilar)

BUANAINDONESIA.CO.ID, KOTA BANJAR-  Ahmad Kalang (53), seorang juru parkir di Kota Banjar, Jawa Barat, tunjukan sikap kepedulian tanpa pamrih menambal sendiri permukaan jalan yang berlubang. Adukan semen dan pasir digunakan untuk meratakan lubang jalan aspal di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan Kota Banjar yang bolong sedikit demi sedikit ditambalnya.

Advertisement

Dengan mengenakan rompi oranye kebanggaannya, ia rapikan perlahan-lahan jebakan betmen (lubang) yang katanya sering membuat pengendara terjungkal. Pria setengah abad itu mengaduk semen yang dibelinya Rp20 ribu dari toko bangunan.

“Saya tergugah sendiri saat melihat kemarin ada wanita yang mengendarai sepeda motor jatuh setelah menginjak lubang ini. Makanya saya tambal sekarang pake semen dan pasir,” ucap juru parkir yang peduli ini, Selasa, 10 April 2018.

Ia mengaku ikhlas menambal jalan berlubang itu demi keselamatan pengendara. Dirinya sisihkan Rp20ribu dari hasil parkir, untuk dibelikan semen. Sementara barangkal (pasir) diperolehnya dari pinggir jalan.

Ia merasa prihatin jika dibiarkan menunggu pemerintah memperbaiki jalan, dikhawatirkan menambah korban kecelakaan karena lubang tersebut mengancam keselamatan. Terlebih saat malam hari, pencahayaan kurang dan lubang itu ia akui sering menjadi jebakan betmen.

“Ya, selama mampu membantu dan melakukan kebaikan, kenapa tidak. Apalagi untuk keselamatan,” kata dia.

Ilham Sudiro pengendara motor yang melintas menuturkan, dirinya merasa iba dengan upaya Ahmad Talang yang rela menyisihkan uang hasilnya memarkir untuk memperbaiki jalan.

“Sangat mulia apa yang dilakukannya, kami terharu melihatnya,”  ujar Ilham.

Sementara Joni  pengendara motor lainnya mengatakan, pihaknya bangga punya warga yang peduli terhadap keselamatan pengendara. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak dan demi keamanan dan kenyamanan pengedara bermotor.

“Seorang juru parkir bisa berbuat seperti ini. Ini seharusnya tugas pemerintah,” ujarnya.