Momentum Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Garut Ingatkan ASN Jaga Amanah dan Etika Pelayanan

1.615 dibaca
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H / 2026 M di Masjid Agung Kabupaten Garut, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kamis malam (15/1/2026).

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Agung Kabupaten Garut, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kamis malam (15/1/2026).

Kegiatan keagamaan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah yang memadati Masjid Agung Garut.

Advertisement

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj memiliki makna mendalam bagi umat Islam, tidak hanya sebagai peringatan historis, tetapi juga sebagai sumber nilai spiritual dan moral dalam kehidupan sehari-hari.Ia mengajak seluruh jamaah untuk meneladani perjalanan dan akhlak Rasulullah SAW dalam membangun pribadi yang beriman dan berintegritas.

Secara khusus, Bupati menekankan pentingnya integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai landasan utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai kedisiplinan, ketaatan, dan tanggung jawab yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj harus tercermin dalam sikap dan kinerja ASN.

“Kedisiplinan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab merupakan pondasi ASN dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Melalui peringatan ini, saya berharap keimanan kita semakin kuat dan berpengaruh positif terhadap kinerja,” ujar Syakur.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar senantiasa menjaga amanah jabatan yang diemban serta melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, karena setiap tanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban.

Menutup sambutannya, Bupati Garut mengajak seluruh jamaah Masjid Agung untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj 1447 H sebagai momentum introspeksi diri, guna memperbaiki kualitas keimanan, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat.