BUANAINDONESIA.CO.ID,SUMEDANG-
Berkaitan dengan pelaksanaan kurikulum yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Agama melalui Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) , baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), maupun Aliyah (MA), akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab,
Berkaitan dengan hal tersebutKemenag telah menerbitkan KMA No 183 tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Selain itu, diterbitkan juga KMA 184 tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Kedua KMA ini akan diberlakukan secara serentak pada semua tingkatan kelas pada tahun pelajaran 2020/2021.
Rd.Iman Firmansyah.S.Ag.M.Mpd kepala madrasah Tsanawiyah negeri 7 Sumedang mengatakan, Madrasah Tsanawiyah negeri 7 Kabupaten Sumedang sepenuhnya telah siap untuk melaksanakan kurikulum baru tersebut. Dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional perubahan kurikulum tidak menjadi beban atau penghalang dalam pelaksanaan kegiatan belajar.
” Perubahan kurikulum bukanlah hal yang baru dalam Dunia pendidikan, apalagi perbedaan KMA 183 dan 165 lebih pada adanya perbaikan substansi materi pelajaran karena disesuaikan dengan perkembangan zaman,” Senin 21 Juli 2020
Lebih lanjut Rd.Iman Firmansyah menjelaskan, inovasi dalam kegiatan pembelajaran dengan mempergunakan sarana canggih memudahkan serta meringankan beban para orang tua siswa, sebab baik guru dan peserta didik tidak perlu untuk membeli Buku-buku, sebab semua hal yang berkaitan dengan bahan pengajaran bisa diakses dalam website e-learning madrasah.
” Penggunaan sarana canggih dalam pelaksanaan kegiatan belajar di masa sekarang sudah menjadi kewajiban, sebab apabila kita tidak mengikuti perkembangan zaman maka akan sulit bertahan di tengah derasnya arus informasi “
H.Entis Sutisna.S.Pd Komite MTSN 7 mengatakan, kami pihak komite sangat mendukung semua program pendidikan yang dilaksanakan di MTSN 7 Sumedang termasuk perbaikan sarana dan pra sarana pendidikan, diantaranya pembangunan sarana olah raga dan pemagaran lingkungan sekolah serta penyediaan sarana parkir.
” Semua yang kami berikan atas musyawarah bersama seluruh orang tua siswa dan diketahui oleh Forkompicam, bahkan pihak Desa Buahdua secara langsung ikut memberikan kontribusi untuk perbaikan sarana pendidikan di MTSN 7 Sumedang ” Pungkasnya.








