MUI Jawa Barat Menanggapi Puisi Sukmawati

14.349 dibaca
MUI Jawa Barat meminta semua pihak tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2018. Jumat, 6 April 2018. (BUANA INDONESIA NETWORK/Abby Aditya).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, meminta semua pihak tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2018. Masyarakat diimbau tetap rukun dan tidak mudah emosi dalam menyikapi berbagai hal yang terjadi belakangan ini, Jumat, 6 April 2018.

Advertisement

Ketua MUI Provinsi Jawa Barat, Rachmat Syafei, mencontohkan masyarakat, khususnya umat muslim, tidak bereaksi berlebihan dalam menyikapi puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri. Meski dianggap telah melukai nilai-nilai keislaman, menurutnya, warga akan lebih baik jika memaafkan putri proklamator tersebut.

“Ada prinsip, norma Islam, apabila dia sudah minta maaf, mau memperbaiki dan karena ketidaktahuan, itu maafkan saja. Toleransi, silakan dosanya antara dia dengan Allah, jangan sampai kita ikut-ikut menghakimi di luar batasan-batasan agama,” kata Rachmat.

Meski begitu, Rachmat menghargai pihak-pihak yang ingin menuntut Sukmawati. Namun menurutnya, upaya yang dilakukan jangan sampai melebihi batas kewajaran, seperti saat melakukan unjuk rasa.

“Jangan sampai melebihi, karena kalau melebihi, berarti mendzalimi. Mudah-mudahan demonya tidak berlebihan,” tambahnya.

Rachmat kembali mengingatkan agar masyarakat tetap mengutamakan persatuan dan persaudaraan demi keutuhan bangsa dan negara.

“Ada skala prioritas, hal besar harus diutamakan. Saling sayang menyayangi, saling menghormati. Tidak beriman jika tidak saling menyayangi. Nabi pun mengatakan harus sebarkan kedamaian di antara kamu,” tutupnya.

Editor : NA