Panen Raya Jagung Pandeglang, Bupati ‘ Dikibulin’ Dinas Pertanian?

20.805 dibaca

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Dinas Peternakan dan Pertanian Pandeglang diduga kibuli bupati Irna dalam acara panen jagung yang dilaksanakan di desa Karangsari Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang pada minggu, 27 November 2016 ini.

Dinas peternakan dan Pertanian Pandeglang meng klaim panen Jagung tersebut adalah hasil kucuran bantuan dari dinas, namun masyarakat mengklaim bahwa tidak ada campur tangan pemerintah sedikitpun dalam panen jagung ini.

Advertisement

Gelaran ini  langsung dihadiri Bupati Pandeglang Hj Irna Narulita Dimiati, Kadis pertanian dan peternakan Provinsi Banten, Agus tauhid, Asda III, Kadis pertanian Kabupaten Pandeglang Wowon Dirman dan para Kabid serta Kasi Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pandeglang.

Irna narulita dimiati dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Pandeglang optimis akan tercapai menjadi swasmbada pangan bidang holtikultura biji bijian dengan panen jagung yang disebut – sebut lahan milik investor yang kerjasama dengan para kelompok Tani.

” Akan optimis kita bisa menjadi penghasil Jagung di provinsi Banten. apalagi dalam acara ini dihadiri Kepala Dinas pertanian Provinsi Banten yang siap membantu dengan lebih banyak menurunkan Program bantuan dari Provinsi, ” ungkapnya

Masih kata irna, terkait isu bahwa panen raya jagung yang sekarang dilakukan bukan dari bantuan pemerintah, dirinya akan segera menelusuri kebenarannya.

” Bahwa ini milik pribadi bukan hasil dari kelompok tani, nanti akan kita telusuri dan memanggil dinas terkait dan di cek kebenarannya. Kalau memang benar kita akan pertanyakan kepada dinas terkait, kalau ada pelanggaran ini harus diusut tuntas dan segera laporkan ke pihak penegak hukum, ” tandasnya

Menurut sumber masyarakat sekitar yang enggan disebutkan identitasnya, bahwa lahan tersebut milik seseorang yang punya kuasa untuk merawat lahan seluas 22 hektar

” Milik sudara Surya dan kebun jagungnya pun milik surya, dengan bibit dapat beli bukan bantuan dari pemerintah, jadi kami masyarakat menduga dalam hal ini diduga (bupati) dikibulin oleh dinas pertanian, ” paparnya

Sementara ditempat yang sama, pemilik kuasa lahan tersebut, Surya, ketika di konfirmasi membenarkan isu tersebut

” Betul lahan ini saya yang punya kuasa dari para pemilik tanah, dengan luas sekitar dan yang sekarang di tanami jagung di panen sekitar 2,5 hektar. Jagung ini milik saya dan bibitnya pun dapat beli bukan bantuan dari pemerintah, adapun keterlibatan masyarakat dan kelompok tani hanya penggarapannya, semua saya menggunakan tenaga masyarakat desa Karangsari dan hasil jagung ini untuk saya bawa ke jakarta, ” tandasnya