Pemkab Bogor Kekurangan 26 Ribu Pegawai

8.319 dibaca
Bupati Bogor Hj. Nurhayanti memberikan selamat kepada CPNS yang sudah diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemkab Bogor Kamis 29 Maret 2018. ( BUANA INDONESIA NETWORK / Acep Mulyana ).

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Pemerintah kabupaten Bogor masih kekurangan kurang lebih 26.000 pegawai. Bupati Bogor Hj. Nurhayanti menyebutkan, jumlah kebutuhan pegawai kabupaten Bogor sebanyak 43.822 orang dan yang ada baru sebanyak 17.414 orang, sehingga kekurangan 26.408 pegawai.

Advertisement

Nurhayanti menyontohkan, khusus tenaga kesehatan, kebutuhannya sekitar 5.210 orang, sedangkan pegawai yang ada 1.899 orang. Sehingga terdapat kekurangan pegawai sebanyak 3.311 orang.

“Meskipun setiap tahun dilaksanakan pengangkatan pegawai negeri sipil, namun jumlahnya masih belum sebanding dengan kebutuhan pemerintah daerah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Di sisi lain, tuntutan masyarakat semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya daya kritis dan pertumbuhan zaman,” ujarnya.

Nurhayanti mengemukakan hal itu di sela menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 83 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kabupaten Bogor, yang terdiri dari dokter spesialis, tenaga kesehatan dan tenaga pendidik, di ruang serbaguna I sekretariat daerah kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis 29 Maret 2018.

Bupati menegaskan, kondisi masih kurangnya jumlah pegawai di lingkungan pemkab Bogor ini memberikan tantangan bagi seluruh PNS yang ada di kabupaten Bogor. Yakni, untuk memberikan layanan publik berbudaya prima dengan kualifikasi profesional, baik dalam aspek manajerial, teknis maupun sosikultural kepada masyarakat kabupaten Bogor.

Hal ini berarti, sambungnya, aspek kinerja pegawai harus mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh, sejalan dengan ketentuan sistem dalam manajemen PNS yang juga menekankan aspek kinerja.

“Spirit pengembangan kinerja ini, hendaknya tidak hanya didasarkan pada kebutuhan untuk mendapatkan nilai baik dan mengembangkan karier, akan tetapi juga harus sungguh-sungguh didedikasikan untuk memberikan layanan publik terbaik terhadap masyarakat serta dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.

Nurhayanti berharap, CPNS yang telah menjadi PNS untuk tingkatkan disiplin, dedikasi dan kerja sama dalam bekerja melalui perubahan mindset dari dilayani menjadi melayani dengan melakukan terobosan-terobosan baru dalam pelayanan publik. Sehingga tercipta perbaikan pelayanan dengan berpegang pada prinsip memberikan pelayanan dengan hati, sepenuh hati dengan hati-hati dan tidak sesuka hati.

Editor : NA