Pemkab Garut Abadikan Dua Tokoh Pendidikan Jadi Nama Jalan

14.348 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan meresmikan perubahan dua nama  jalan di kabupaten Garut, dua nama jalan yang berubah yakni Jalan Samarang menjadi Jalan Prof KH Cecep Sarifudin dan Jalan Jati menjadi Jalan Prof Dr Aam Hamdani.

Acara peresmian dilaksanakan di kampus Uniga, Jl. Hampor, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Kamis, 11 Januari 2024 pagi.

Dalam sambutannya Bupati Garut mengatakan, perubahan nama jalan yang saat ini dilakukan, merupakan salah satu penghormatan Pemrintah Kabupaten garut terhadap tokoh – tokoh yang ada di kabupaten Garut.

Advertisement

” Dan saat ini kita memberikan penghormatan terhadap tokoh pendidikan kabupaten Garut, Profesor K.H. Cecep Syarifudin dan Profesor Dr. H. Aam Hamdani adalah dua tokoh penting dalam dunia pendidikan di Garut dan merupakan perintis  berdirinya perguruan tinggi bernama Universitas Garut,Selaku Bupati Garut, kami bangga ada tokoh nasional dari Garut, yang hari ini namanya kita abadikan sebagai nama jalan utama di Kabupaten Garut,” Ujar Bupati Rudy Gunawan.

Lebih lanjut, Bupati Rudy menyampaikan keinginannya sejak lama untuk mengabadikan nama-nama tokoh lokal sebagai nama jalan, sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka. Bahkan, sejak periode pertama memimpin Kabupaten Garut, pihaknya sudah memiliki keinginan tersebut.

” Saya juga beranggapan bahwa tokoh-tokoh lainnya itu perlu mendapatkan perhatian sebagai bentuk penghormatan pemerintah daerah atas jasa-jasa yang luar biasa,” ucapnya.

Di sisi lain, Abdusy Syakur Amin, putra pertama Prof. K.H. Cecep Syarifudin, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Garut atas penghargaan ini. Ia menganggap hal ini sebagai simbol penghormatan kepada para pejuang pendidikan di Kabupaten Garut.

” Jadi maksud saya adalah bahwa ini simbol saja, bahwa itu satu perhatiannya Pemerintah Kabupaten Garut terhadap para pejuang pendidikan, ini juga menjadi Inspirasi dan motivasi bagi kami,” tandasnya.

Jalan Prof. K.H. Cecep Syarifudin memiliki panjang 1,5 kilometer, menghubungkan Jalan Simpang Otto Iskandar Di Nata dengan Jalan Simpang Ibrahim Adjie. Sedangkan Jalan Prof. Dr. H. Aam Hamdani, sepanjang 0,6 kilometer, berawal dari Jalan Simpang Pandai hingga Perempatan SDN 3 Tarogong Jalan Suherman.

Perubahan nama ini diharapkan memberikan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat, khususnya dalam menghargai peran serta para tokoh pendidikan di Kabupaten Garut.