Perkuat Rantai Pangan Bergizi, Bupati Garut Siapkan UMKM Jadi Mitra Strategis MBG

2.550 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut mengambil langkah nyata dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran Program Kick Off Pemberdayaan UMKM dan Kelompok Masyarakat sebagai Supplier Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Pabrik PT Mandala 525 (MDL 525), Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (21/1/2026).

Advertisement

Bupati Garut menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan klasik yang kerap dihadapi UMKM, mulai dari keterbatasan bahan baku, proses produksi yang belum terstandar, hingga aspek keamanan pangan. Melalui pendampingan terintegrasi, UMKM diharapkan mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

Ia menyampaikan, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi kunci agar UMKM dapat bertransformasi menjadi pemasok andal dalam skema penyediaan pangan bergizi. Dengan sistem yang tertata, UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan nilai tambah produknya.

Dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen mendorong keterlibatan UMKM lokal secara aktif. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengajukan rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar UMKM Garut mendapat peluang lebih besar sebagai pemasok utama, sehingga kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pengembangan budidaya kedelai juga menjadi fokus pembahasan. Di tengah tingginya ketergantungan impor kedelai nasional, Garut dinilai memiliki potensi lahan dan sumber daya yang memadai untuk dikembangkan sebagai sentra produksi kedelai. Optimalisasi teknologi, hilirisasi hasil pertanian, serta dukungan permodalan menjadi bagian dari strategi yang tengah dipersiapkan.

Sementara itu, Pimpinan PT Mandala 525 (MDL 525), Haris Kalicman, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk berperan aktif dalam mendukung program tersebut. Dengan teknologi dan kapasitas produksi yang dimiliki, MDL 525 memastikan kualitas kedelai lokal mampu bersaing dengan produk impor serta telah memenuhi standar dan sertifikasi yang berlaku.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia industri, dan UMKM ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pangan bergizi yang berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Garut.