Pesan Bupati Kepada Camat Dan Disdik Garut Di Apel Pagi

11.730 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – ” Saya Meminta semua aparatur yang ada di daerah serius untuk fokus bekerja, sekarang kita ingin melakukan langkah – langkah percepatan dari ketertinggal, IPM kita itu rangking ke 25 dari 27 kab / kota se Jawa Barat ” kata Bupati Garut H Rudy Gunawan.

Hal ini disampaikan Bupati Garut saat memimpin apel pagi di kantor kecamatan Cikelet dalam rangka kunjungan kerja monitoring pembangunan, Siaga kemarau, siaga Cuaca Dingin dan pemberdayaan masyarakat berbasis Ketahanan Pangan.

Advertisement

Masih kata Bupati, meski peringkat tersebut mengalami peningkatan 2 digit dari sebelumnya peringkat ke 27 dari 27 kab / kota tetapi masih di bawah, target angka kemiskinan kabupaten Garut ke depan 6 % dan IPM Garut diperingkat 15 – 18 dari seluruh kab / kota se Jawa Barat dapat terwujud dengan dukungan stakeholder yang ada di perintahan kabupaten Garut.

” Meskipun ini sangat berat, kita harus tetap bekerja secara sungguh – sungguh, tahun ini Insyaalloh kita mulai dengan keadaan baru. Melalui RPJMD sebagai kitabnya atau arahnya pembangunan di kabupaten Garut untuk 5 tahun ke depan Garut lebih Maju dan Sejahtera, untuk itu kepada para Camat wajib mensosialisasikan RPJMD” perintah Bupati Garut.

Disampaikan Bupati, bahwa pembangunan itu bukan saja hanya membangun jalan, membangun sekolah, puskesmas atau membangun kecamatan, bukan itu saja.

” Itu hanya bagian terkecil dari satu proses bagaimana kita memberikan fasilitas yang nyaman kepada warga masyarakat, tapi jauh dari itu adalah yang sekarang menjadi bagian yang diperbincangkan tentang Garut yaitu ketahanan keluarga, jangan ada lagi hal – hal yang terjadi seperti di Kec Malangbong akibat kemiskinan, karena agama, ketahanan keluarganya menjadi rentan, akibatnya kasus INSES terjadi . Saya mohon para Camat keliling, jangan sampai sesuatu masalah yang memalukan itu ditemukan oleh media atau melalui Media Sosial ( Medsos ), untuk itu lah saya berharap fungsi – fungsi kita dimulai dari fungsi pemerintahan, kemasyarakat dan pembangunan, ini merupakan bagian yang menjadi tanggungjawab Camat dan stakeholder utama, kita bisa berkolaborasi dengan instansi vertikal ada Polsek, Koramil dan kantor KAU juga perlu dilibatkan bersama dalam membangun ketahanan keluarga, kolaborasi, tanggungjawab dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan”, harap Bupati Rudy Gunawan.

Kepada para Guru Bupati Garut menitipkan pesan jangan sampai para guru tidak pernah tahu keadaan muridnya. Kasus yang terjadi misalnya di Kec Cigedug 16 anak menjadi korban pelecehan seksual oleh Kakak kelasnya gurunya tidak tahu.

” Jadi saya minta kepada Dinas Pendidikan supaya Guru ini selalu berdialog dengan muridnya, embun pagi yang diharapkan tidak berhasil merubah mental secara luar biasa, berbeda dengan dulu saya sekolah, masuk harus mengucapkan Asalamualaikum, di sekolah itu harus Sidakep, sekarang ini siswa tidak mengenal apa itu sidakep, membaca ayat – ayat suci Alquran, dari jaman dulu Embun Pagi itu bukan hal yang baru, Embun Pagi jangan hanya dijadikan Jargon. Untuk Kepala Sekolah tugasnya sebagai Manager di sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas sekolah dengan berpedoman kepada 8 sistem pendidikan nasional, jangan terbebani oleh urusan – urusan material bangunan, urusan toko besi dan lain sebaginya” ujarnya.

Bupati berharap kedepannya, Pemkab Garut tidak lagi mendapatkan daerah dengan fasilitas bagi warga masyarakat yang tidak baik dan hal – hal menyangkut kasus moralitas terjadi lagi di kabupaten Garut.