Peserta Audisi Master Kopi Membludak, Juaranya Akan Diboyong Ke Kancah Internasional

19.103 dibaca
Kepala dinas pertanian kabupaten Bandung Tisna Umaran (kedua dari kiri) memberikan materi workshop dalam talkshow audisi master kopi di Miko Mall kec Margahayu kab Bandung. Sabtu, 7 April 2018. (BUANA INDONESIA NETWORK / Ahmad Sugriwa).

BUANAINDONESIA.CO.ID, KAB BANDUNG – Membludaknya para peserta audisi master kopi Indonesia di Miko Mall kecamatan Margahayu jabupaten Bandung, membuat prestasi tersendiri bagi perkembangan kopi di kabupaten Bandung. Hal itu tampak dari antusias para pecinta kopi saat pembukaan audisi master kopi Indonesia. Sabtu, 7 April 2018.

Advertisement

Dalam event tersebut hadir sejumlah praktisi dan inohong kopi yang membagi pengalamannnya dalam sesi talk show. Seperti kepala dinas pertanian kabupaten Bandung Tisna Umaran turut menjadi narasumber, kemudian Nathanael Charis yang membawakan materi pengembangan bisnis kopi dan Ayi Sutedja yang kopi Gunung Puntangnya jadi juara dunia dalam kontes kopi internasional 2017.

“Alhamdulillah acara ini berlangsung sukses, meski baru pertama kali pelaksanaannya,” ucap Tisna di Miko Mall.

Kehadiran Ayie Sutedja juara kopi dunia, menurut Tisna, jadi magnet tersendiri sehingga peserta audisi membeludak. Pada kesempatan talkshow Ayi bebagi pengalaman seputar proses budidaya kopi, pasca panen dan pengolahan kopi.

“Kehadiran Pak Ayi sebagai master kopi tentu saja akan membuat para pelaku usaha bidang kopi semakin tertantang untuk mengembangkan usahanya lewat media audisi ini. Pak Ayi Sutedja ini kan pemilik kopi Gunung Puntang yang sukses di kancah internasional. Makanya sengaja dijadikan narasumber untuk menarik minat lebih bagi para pelaku usaha kopi di kabupatem Bandung khususnya,” ungkap Tisna.

Tisna berharap dari audisi master kopi ini lahir peserta yang sukses sebagai master seperti Ayi Sutedja dan akan menunjukkan kebolehannya di festival Citylink kota Bandung bulan Juli mendatang.

“Para juara dari audisi ini nantinya akan kita boyong untuk diberangkatkan ke festival kopi internasional mendatang,” pungkas Tisna.

Editor : NA