Pjs. Bupati Garut Soroti Maraknya Pemanfaatan Medsos

25.701 dibaca
Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Garut, Ir. Koesmayadie Tatang Padmadinata menyoroti kemajuan tekonologi informasi yang diiringi dengan semaikin terbukanya pemanfaat media sosial. (BUANA INDONESIA NETWORK/Deden Solihin)


BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT,- Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Garut, Ir. Koesmayadie Tatang Padmadinata menyoroti kemajuan tekonologi informasi yang diiringi dengan semaikin terbukanya pemanfaat media sosial (medsos) yang turut memberikan pengaruh terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Kabupaten Garut, Pjs. Bupati Garut mengungkapkan, di satu sisi medsos menjadi sarana positif untuk mengkampanyekan berbagai program pemerintah secara cepat, dan feedback masyarakat terhadap berbagai program tersebut, juga sangat dinamis serta responsif. Namun, dilain sisi ada dampak yang kurang positif dari medsos semakin kita rasakan, setidaknya pengaruh pada sektor pendapatan daerah.

Advertisement

“Sebagai contoh, pada jenis pajak reklame, yang diprediksikan akan mengalami tekanan, karena perubahan perilaku pelaku usaha yang dalam beriklan cenderung memanfaatkan medsos”, ujar Koesmayadie Tatang Padmadinata, saat Upacara Kesadaran Nasional di Lap Setda Kab Garut, Selasa 17 April 2018.

Dirinya sengaja ingin menggambarkan hal itu, agar kita semakin sadar bahwa lingkungan strategis kita semakin berkembang cepat dan berada pada masa milenial yang mengharuskan kita untuk berbenah, sehingga tidak tergerus di tengah arus besar perubahan. “Tentunya segenap korpri dituntut untuk semaikin meningkatkan kemampuan dan menunaikan tugas dan fungsinya dengan lebih baik lagi”, ujarnya.

Pjs. Bupati Kab Garut menekankan kepada semua anggota KORPRI untuk mewujudkan reformasi birokrasi melalui aparatur pemerintahan yang makin bersih, berwibawa, dan professional. Selain itu semua anggota KORPRI untuk meningkatkan kapasitas pengetahuannya dalam menunaikan tugas, mengingat berbagai tantangan pembangunan yang kompleks di masa depan.

Dirinya juga menekankan agar semua jajarannya untuk memberikan pelayanan publik yang makin murah, cepat, dan baik. “Tingkatkan kerja keras dan kerja cerdas dalam pengabdiannya sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah. Pedomanai sumpah jabatan dan Panca Prasetya KORPRI,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Pejabat Sekda, Drs. H. Uu Saepudin, ST., M.Si, selaku Inspektur Upacara memberikan uang kadeudeuh secara simbolis kepada 52 orang PNS yang memasuki masa pensiun masing-masing sebesar Rp. 1,3 juta, dan uang duka kepada keluarga PNS yang meninggal dunia sebanyak 9 orang, serta pengembalian simpanan uang kadeudeuh kepada seorang PNS yang pindah kerja ke Kota Bogor.