BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Jelang arus mudik Polres Pandeglang Persiapkan pengamanan, dengan melakukan berbagai persiapan, hal ini di lakukan untuk menjaga keamanan wilayah Hukum Polres Pandeglang.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik yang masuk ke wilayah Pandeglang, Polres dan tim mendirikan 6 pos Pengamanan dan pos gatur di beberapa titik perempatan dan wilayah rawan kecelakaan dan kejahatan.
Komisaris Polisi (Kompol) Andi Suandi Kepala Bagian Operasional (Kabag Op) Polres Pandeglang mengatakan, untuk mengurangi kemacetan di Pandeglang yang dikarenakan padatnya lalu lintas dari kendaraan lokal maupun pemudik. Kendati demikian, sebanyak 560 personil polri diterjunkan untuk melakukan pengaman.
” kita bikin 43 titik pos gatur, dan 6 pos pengamanan serta 560 personil polri dan 360 dari personil pejabat, di turunkan untuk melakukan pengamanan, semua kita tempatkan di titik rawan macet dan rawan tindak kejahatan, dalam pengaman ini kita di bantu oleh, Anggota Kodim 0601 Pandeglang, Pramuka, BPBD, Tiem SAR, Dishub, Dinkes,PMI, dan Ormas Banser” papar Kompol Andi saat ditemui diruang kerjanya. Senin 27 Mei 2019.
Sambung Komplo Andi, menurutnya oprasi ketupat itu dilakuakan dengan bertujuan supaya dapat memberikan rasa aman dam kenyamanan bagi para pemudik dan masyarakat pengguna jalan, kemudian untuk menghindari tindakan kriminal. Pasalanya, jelang idul fitri tindak kriminalitas lebih meningkat.
” Kita menjaga kenyamanan pemudik baik yang mau mudik maupun mereka kembali lagi ke tempat kerjanya nanti, di takutkan tindak pidana menjelang lebaran meningkat. Seperti copet, begal dan lain sebagainya. Kita lakukan pengamanan di setiap titik lokasi yang rawan seperti di jalan AMD dan tempat -tempat, yang di panfang rawan kejahatan” paparnya.
Sementara Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang mudik ataupun bepergian agar berhati-hati saat meninggalkan rumah selama mudik. Bahkan, ia menyarankan supaya melaporkan barang yang ditinggalkan oleh pemudik kepada pihak berwajib.
” Selama bulan suci ramadhan dan nanti menjelang hari raya idul Fitri kita saling menjaga kondusifitas serta taati aturan yang berlaku baik itu di jalan maupun tempat wisata. Kepada masyarakat yang meninggalkan rumah dan memarkir kendaraan agar melaporkan kepada aparat terdekat supaya kendaraan bisa aman,”himbaunya.
Masih kata Kapolres, Tidak hanya itu, kemacetan yang biasanya terjadi di kota-kota besar namun saat musim liburan berpindah, kemacetan terjadi di jalan-jalan penghubung antar kota dan di kota-kota kecil atau yang menjadi tujuan berlibur saat mudik. Dengan demikian kapolres menghimbau supaya pengguna jalan sabar.
” Yang terpenting sabarlah untuk mengantri kendaraan. Dalam menggunakan jalan sehingga kalau terjadi kemacetan pun dapat segera terurai karena jika semuanya berebutan malah bisa menimbulkan kemacetan yang semakin parah, dan besok kita akan lakukan gelar pasulan sekaligus pemberangkatan pasukan ke masing-masing Pos tugas jaga” pungkasnya.










