
BUANAINDONESIA CO.ID.PANDEGLANG – Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini tengah dilanda bencana kemarau panjang, hsusnya wilayah Kabupaten Pandeglang biagan selatan, sehingga tidak sedikit memberikan kerugian bagi kehidupan masyarakat.
Kekeringan, paceklik, kekurangan suplai air bagi tumbuhan, ladang pesawahan terutama suplay air bersih untuk masyarakat, serta sederet problem kehidupan yang timbul akibat tidak adanya curah hujan di hampir disemua wilayah Provinsi Banten Hususnya wilayah Kabupaten Pandeglang.
Dengan situasi yang sangat memprihatinkan tersebut Pemerintah Kecamatan Angsana bersama para ulama mengambil langkah pendekatan agama, dengan melaksanakan Sholat Istisqo’, memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan, dengan segala manfaat dan keberkahannya.
Camat Kecamatan Angsana Acep Jumhani bersama jajaran Porum Pimpinan Kecamatan, Kapolsek Angsana AKP Eman Rahman, Ketu MUI, Kepala Desa Padamulya serta ASN Kecamatan dan masyarakat Desa Padamulya turut menghadiri kegiatan Solat Istisqo yang digelar di Pondok Pesantren Sukaliuh Desa Padamulya Kecamatan Angsana Jum’at 22 Desember 2023 pada jam 13,00
Acep Jumhani mengatakan, ini adalah upaya baik yang dilakukan Porkopimkec, yang digagas oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Angsana dan para ulama, santri ,tokoh masyarakat dan semua elemen masyarakat, ini sebagai bentuk pembiasaan bagi masyarakat untuk senantiasa berharap dan bermunajat kepada Allah SWT Sang pemilik kehidupan ketika meminta pertolongan.
” Kami melakukan solat Istisqo ini untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT, dengan dilanjut doa bersama dengan harapan terkabulnya doa kami, semoga apa yang kami lakukan pada hari Jumat tanggal 22 Desember 2023, dapat di kabulkan oleh Allah SWT, agar hujan bisa segera di turunkan, karena kasihan masyarakat petani mau menggarap sawahnya kekeringan, bahkan yang lebih parah lagi di Angsana ini ada beberapa desa yang sangat kesulitan air bersih untuk kehidupan,” ungkapnya.








