BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Gempa Bumi berkekuatan 7,4 SR yang mengguncang Banten, Jabar terasa kuat di Pandeglang. Bahkan, warga pun berlarian keluar rumah. Hingga pukul 19.17 WIB, sebagian warga masih bertahan di jalan raya maupun tanah lapang.
Hasil Inpormasi dari Grup KSB Banten dan laporan dari masing-masing Anggota Kampung Siaga Bencana KSB yang ada di tiap kecamatan wilayah Pesisir Pantai, kondisi perairan di wilayah pantai carita, Sumur, Pnimbang, Citeruep dan Sedamukti untuk saat ini masih dalam keadaan stabil. Bahkan, seluruh warga yang lokasi rumahnya berada dekat dengan bibir pantai sudah dievakuasi guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. ” Kondisi masih baik stabil. Artinya tidak ada penyurutan air laut, ombak memang tinggi karena ini memang lagi bulan tanggung jadi agak besar. Masyarakat sudah dievakuasi dari kawasan pesisir karena kondisi memang panik,” sumber Grup KSB Banten Laporan dari masing-masing Ketua KSB Jumat 2 Agustus 2019.
Terpisah, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pandeglang Yosep Mardini menuturkan. Berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh dari BMKG memang untuk gempa dengan kekuatan 7,4 SR berpotensi tsunami. Akan tetapi meski demikian warga tetap harus selalu waspada.
” Berdasarkan informasi dari BMKG memang berpotensi tsunami. Tapi saya meminta agar tetap tenang dan waspada,” ujar Yosep.
Kendati demikian BPBD sudah mengerahkan sebanyak tiga tim.
” Kita sudah menyebar membagi tugas sebanyak tiga tim. Untuk Kecamatan Cikeusik, Labuan dan Kecamatan Sumur karena titik gempanya ada di wilayah selatan,”pungkasnya.
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Nagsana Beni Madsira, pengungsi dari wilayaj Panimbang dan Sidamukti sudah mulai memadati Kantor Kecamatan Angsana.
” Para pengungsi dari wilayah Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Sukaresmi yang berada di Pesisir mulai berdatangan, sekaran di perkirakan pengungsi yang masuk ke Kecamatan Angsana di perkirakan 2000 orang, kita tempatkan di Gedung PGRI kantor Kecamatan Angsana dan di tempat tempat pasilitas umum lainnya yang ada di pinggir jalan, kami anggota KSB siaga untuk menangani pengungsi yang berdatangan ke Kecamatan Angsana” ungkapnya.










