BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Program peningkatan infrastruktur Jalan Panimbang – Sobang sepanjang 1.500. Meter oleh PT Abadi Haruman Jaya asal Tasikmalaya Jabar mendapat respon positif semua pihak. Pasalnya, proyek tersebut merupakan tindak lanjut pembangunan Infrastruktur jalan Tela -Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.Jumat, 2 Agustus 2019.
Cukup beralasan jika pembangunan tersebut mendapat dukungan dari semua pihak, dikarenakan akses jalan tersebut merupakan penghubung, Tiga Kecamatan meliputi Kecamatan Panimbang, Sobang dan Kecamatan Cigeulis yang sebelumnya sangat memprihatinkan. Selain akses jalan yang dilalui baik oleh pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. jalan tersebut juga merupakan satu-satunya yang digunakan masyarakat, petani, pelajar juga pekerja.
Sebelum jalan tersebut rawan kecelakaan, apalagi pada musim penghujan, banyaknya genangan air, juga banyak kendaraan Truck pengangkut hasil bumi (Padi) banyak yang terperosok.
” Alhamdullilah, akhirnya jalan menuju tiga Kecamatan meliputi Kecamatan Panimbang, Sobang dan Kecamatan Cigeulis, sekarang digarap dengan cara dibeton dan ini adalah sesuai harapan kami” papar Rodiah warga Kecamatan Sobang.
Masih kata Rodiah, Usulan tersebut memang sudah lama disampaikan dan sekaran terealisasi.
” Memang sudah lama kami usulkan jalan ini supayah di bangun, sekarang dalam proses pengerjaan, maka kami minta pengerjaannya bagus dan jangan asal jadi. Sayang kalau dibeton ternyata beberapa bulan kemudian sudah rusak lagi” imbuhnya.
Sementara itu, Wahyu Pelaksana Teknis (Peltek) Pembangunan Jalan (Bina Marga) Provinsi Banten mengatakan, semua kegiatan betonisasi yang dikerjakan diwilayahnya langsung di cek kekuatannya, ia menyebutkan jika pengecekan serta pengukuran ulang dilakukan.
” Bila masih kurang tentu rekanan tersebut diharuskan menambah atau menyempurnakan lagi pekerjaannya. wilayah Pandeglang yang meliputi Kecamatan Panimbang, Sobang, Cigeulis dan Kecamatan Sumur ada sekitar 5 kegiatan dan semua hampir rampung dikerjakan mulai tahap satu dan dua, baik itu pekerjaan perbaikan jalan dengan sistem satu titik pengaspalan plus beton, empat titik betonisasi dan saluran air (U ditch)” pungkas Wahyu.










