BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Puluhan warga Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Sumur. Kejadian tersebut masyarakat yang dilarikan Ke Puskesmas mengalami muntah-muntah dan buang aur besar, kejadian diduga mengalami keracunan massal usai mengkonsumsi bubur ayam yang berjualan keliling, Sabtu 28 Desember 2019.
Kepala Puskesmas Kecamatan Sumur Cepi, mengatakan masyarakat yang diduga Keracunan massal itu berasal dari tiga Desa diantara, Cigondang, Tunggal Jaya dan Kertajaya. Dengan total 35 orang yang dirawat di Puskesmas.
“Saat ini sudah ada 35 orang yang dirawat, yang sampai sekarang masih dalam penanganan pihak kami Puskesmas ” Ungkapnya.
Masih kata Cepi, dugaan sementara mereka keracunan setelah menyantap Bubur Ayam yang dijual keliling, Rata-rata para korban mengeluhkan muntah-muntah pusing dan Buang Air Besar (BAB).
“Penyebabnya diduga sehabis makan bubur ayam. Gejala yang dialami pusing muntah-muntah sama BAB,”ujarnya.
Untuk saat ini warga tengah mendapatkan perawatan intensif. Cepi memastikan stok obat di Puskesmas masih cukup untuk menangani para korban.
“Alhamdulillah saat ini masih kita tangani aman dan terkendali, kemudian alat, obat masih cukup, dari dinas kesehatan juga sudah mulai memantau situasi kondisi. Setelah kita melaporkannya kami terus melaporkam situasi dan kondisi para pasien kepada Dinas Kesehatan kabupaten Pandeglang ” Tandasnya.
Puskesmas Sumur Kabupaten Pandeglang, Banten telah mengamankan sampel bubur ayam dan muntahan warga untuk di uji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
“Sudah pasti kita amankan sampel buburnya, muntahan (warga) juga kita amankan. Hasilnya setelah sampai di Lebkes di Pandeglang. Saat ini kita amankan, mudah-mudahan besok ada petugas dari Dinkes ” pungkasnya.








