Ratusan Warga Bersihkan Sungai Cipelang

7.830 dibaca
Gotong royong Warga kecamatan Gunungpuyuh dan DLH Kota Sukabumi bersihkan sungai Cipelang. Rabu, 21 Maret 2018. ( BUANA INDONESIA NETWORK/ Diana Novita Hidayat ).

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI -Ratusan warga kelurahan Gunungpuyuh dan Karangtengah, kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi bersama  jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi membersihkan tumpukan sampah yang tersebar di sepanjang bantaran Sungai Cipelang. Rabu, 21 Maret  2018.

Advertisement

Berdasarkan pantauan, aksi bersih-bersih sampah dipusatkan di bawah jembatan Jalan A.Sanusi dan perairan terbuka di Jalan Sriwijaya.

Disebutkan oleh kasi pengendalian pencemaran lingkungan DLH Kota Sukabumi Hendri Dwi Hikmawan,   kegiatan aksi bersih-bersih  sungai tersebut merupakan bagian dari Hari Perduli Sampah Nasional (HPSN) dan Program Kali Bersih (Prokasih) 2018.

“Aksi tersebut juga dimasukkan ke dalam program Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) di Kota Sukabumi karema kondisi Sungai Cipelang saat ini sudah masuk dalam kategori tercemar sedang akibat banyak sampah yang dibuang secara sembarangan oleh penduduk yang kurang peka terhadap kebersihan lingkungan,” terangnya.

Sehingga dari kegiatan tersebut, menurutnya DLH Kota Sukabumi secara langsung memberikan arahan kepada masyarakat agar mereka perduli lingkungan dan tergugah kesadaran warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya kesadaran masyarakat kini masih harus terus ditingkatkan, sehingga mereka lebih perduli akan kebersihan dan keselamatan lingkungan.

“Makanya kami ajak langsung mereka terjun ke sungai agar mereka bisa merasakan langsung manfaat kali bersih dan tumbuh dalam hatinya rasa sayang pada sungai,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat di kelurahan Karangtengah, Uwen Suhendi (45) mengapresiasi kegiatan bersih-bersih sungai tersebut. Menurutnya masyarakat harus selalu diingatkan untuk lebih perduli lingkungan karena tingkat kesadaran mereka masih kurang.

” Ya gini, akibat kesadaran yang masih kurang, dampakny terjadi banjir karena aliran air sungai tersendat oleh tumpukan sampah,” tutupnya.

Editor : NA