Ricky : 4 Pasien ODP Menjalani Test Swab

7.089 dibaca

BUANAONDONESIA.CO.ID, GARUT – Juru Bicara Informasi dan Koordinasi Covid – 19 Ricky R Darajat menyampaikan, ada 4 pasien Orang Dalam Pengawasan ( ODP ) yang saat ini sedang dilakukan test Swab sampel apus hidung atau tenggorokan untuk diperiksa di labolatorium Labkesda Bandung, hal ini dikarena ke 4 pasien tersebut saat menjalani Rapid test hasilnya Positif.

” Perlu disampaikan, bahwa hasil rapid test ini sifatnya belum bisa dipastikan 100% konfirmasi positif Covid-19, mengingat tingkat akurasi rapid test (sensitifitasnya) diantara 70-80%.
Artinya hasil ini perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan swab sampel apus hidung atau tenggorokan untuk kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium di Bandung, dan hal ini memerlukan waktu 7 hari ke depan hasilnya, apakah positif atau
negative Covid-19″ kata Ricky.R Darajat, Rabu 8 April 2020 di Crisis Center Pendopo Garut.

Advertisement

Masih kata Ricky, keempat pasien tersebut saat ini sedang dalam melaksanakan isolasi di rumah sakit dan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan. Mereka berjenis kelamin 2 Laki – laki dan 2 Perempuan.

” Mereka diketahui setelah menjalani Rapid test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, dari 670 orang yang menjalani Rapid test ODP, ditemukan 4 ODP yang positif dan kini dilakukan test ulang dengan sistem Swab” tuturnya.

Sementara itu, untuk kasus ODP hari ini terhitung tanggal 8 April 2020 pukul 19.00 ada penurunan kasus ODP dibandingkan minggu – minggu sebelumnya.

” Sampai hari ini Pukul 19.00 WIB, Total kasus (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) ada sebanyak 2.023 kasus, terdiri dari :

a) OTG : 177 orang (26 Kasus OTG Baru).

b) ODP : 1.815 kasus (933 kasus masih pemantauan, 17 dalam perawatan, dan 865 selesai pemantauan);

c) PDP : 29 kasus (14 kasus sedang dalam perawatan dan 15 kasus selesai pengawasan dan dipulangkan dari RSUD dr. Slamet Garut);

d) Konfirmasi + : 2 kasus terdiri 1 (KC-1) dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus (KC-2 Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium (ceck ulang hari ke-17 dan 18), ada penurunan jumlah ODP yang ditemukan hari ini, yaitu sebanyak 48 kasus, angka temuan ini merupakan angka terendah dalam 2 minggu terakhir. Diharapkan untuk beberapa hari ke depannya akan senantiasa terus menurun, dengan asumsi proses penularan Covid-19 di masyarakat sudah mulai berkurang dan social- physical distancing berhasil” terang Ricky.

Dilaporkan juga hari ini lanjutnya, ada 2 orang dengan dugaan ODP (Perempuan 57 tahun dan Laki-laki 60 Tahun) meninggal dunia, setelah ditelusuri data dari RSUD dr Slamet Garut keduanya memiliki riwayat penyakit penyerta berupa Stroke dan Gangguan Pernafasan Kronis.