Salah Pilih Lokasi Kegiatan, PHRI Nilai Kementrian Pariwisata Hanya Hamburkan Anggaran

16.413 dibaca

PANDEGLANG, BuanaJabar.com – Persatuan Hotel dan Restoran indonesia (PHRI) menyoalkan lokasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementrian Pariwisata di Lapangan Kampung Cikadu Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang Banten, Kamis 01 September 2016. Acara yang bertemakan Gerakan sadar Wisata dan Sapta Pesona ini, dinilai PHRI lokasinya salah tempat.

Menurut Ketua PHRI Cabang Pandeglang Widiasmanto, Kampung cikadu adalah kawasan hunian penduduk dan bukan merupakan tempat parawisata. Widiasmanto menilai lokasi kegiatan tersebut sangat tidak tepat.

Advertisement

“Kalau berbicara tentang Sapta Pesona yang mengarah ke Pariwisata Tanjung Lesung, seharusnya kegiatan ini dilaksanakan dilokasi wisata itu sendiri, agar bisa bersentuhan langsung dengan lokasi wisata tersebut, sedangkan Kampung Cikadu ini adalah daerah hunian penduduk yang jauh dari Pantai Tanjung lesung,” katanya.

Lebih lanjut Widiasmanto mengatakan, gerakan sadar wisata dan Sapta Pesona ini sangat tidak masuk akal. Pasalnya kegiatan bersih-bersih yang harusnya dilaksanakan di lokasi wisata, malah digelar dilapangan tempat acara berlangsung.

“Sekarang dibersihkan lapangan, apakah lapangan yang akan dikunjungi wisatawan ? kan tidak. yang dikunjungi adalah Pantai kenapa tidak pantai yang dibersihkan, saya pikir kegiatan ini hanya menghamburkan anggaran saja,” ngkapnya.

Hal berbeda disampaikan Sri Rahayu Budiarti, yang mewakili Kementrian Pariwisata. Menurutnya pemilihan lokasi Kampung Cikadu ini sudah sangat tepat, karena lokasi kegiatan tersebut masuk kedalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Gerakan sadar wisata kan’ harus warga yang berada diwilayah Wisata, jadi kita mendorong agar masyarakat di Desa Tanjungjaya ini, agar terus sadar wisata dengan melakukan dan menjaga Kebersihan dilingkungan masing-masing,” katanya.