Sebanyak 211 PTT Di Pandeglang Menjadi ASN

17.209 dibaca

SEBANYAK 211 PEGAWAI TIDAK TETAP (PTT) KABUPATEN PANDEGLANG MENJADI ASN DARI KEMENTERIAN KESEHATAN RI

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban menghadiri acara penyerahan dokumen penetapan kebutuhan dan hasil seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah dari PTT Kementerian Kesehatan Tahun 2017, di Balai Kartini Jakarta. Selasa 21 Februari 2017.

Advertisement

Penetapan ini dalam rangka memenuhi kekurangan jumlah tenaga kesehatan (Dokter dan Bidan) di tiap-tiap daerah. Proses perekrutan tenaga kesehatan tersebut melalui mekanisme seleksi, dengan tahapan-tahapan yang telah sesuai dengan aturan, Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI tentang kebutuhan ASN dari program pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan yang berasal dari Dokter dan Kebidanan.

Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono, mengatakan bahwa daerah Pandeglang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

agung-suryamal-sosmed

“Alhamdulilah perjuangan usulan kita bersama telah terealisasi, tentunya tidak banyak kesempatan yang di dapatkan setiap daerah, Pandeglang sebagai daerah yang tertinggal sangat membutuhkan pelayanan kesehatan maksimal untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat, bukan hanya bidan saja kebutuhan kita, akan tetapi Pemerintah daerah juga masih banyak sekali kekurangan Dokter, khusunya dokter spesialis untuk di tempatkan di puskesmas dan posyandu di daerah terpencil. Untuk itu kedepanya nanti kita usulkan kembali Dokter untuk di angkat menjadi ASN agar kedepanya kebutuhan pelayanan bagi masyarakat dapat terpenuhi.” Kata Tanto

Tanto menambahkan bagi pegawai PTT yang belum di angkat menjadi ASN di harapkan untuk bersabar.

“Tidak semuanya bisa di rekrut untuk menjadi ASN, karena keterbatasan dan faktor usia di atas 35 tahun. Mudah mudahan di lain waktu masih ada kesempatan. Saya berharap yang belum lulus seleksi, walaupun dengan kondisi seperti ini, tidak menyulutkan semangat mereka untuk terus mengabdi kepada masyarakat agar pelayanan kesehatan kedepan lebih meningkat lagi.” Ungkapnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Pandeglang Fahmi Sumanta mengatakan bahwa Kabupaten Pandeglang mengusulkan PTT di bidang kesehatan sebanyak 216 orang.

“Kabupaten Pandeglang mengusulkan PTT bidang kesehatan sebanyak 216 orang, berdasarkan ketetapan Menteri Pan-RB pegawai tidak tetap yang telah di tetapkan menjadi ASN sebanyak 211 orang, dan 5 orang belum dapat di tetapkan menjadi ASN karena faktor usia mereka di atas 35 tahun, sambil menunggu peraturan Pemerintah tentang pengangkatan pegawai dengan perjanjian kerja (P3K).” Kata Fahmi.

Fahmi menambahkan bahwa setelah penetapan tersebut, pemerintah daerah segera untuk memproses prajabatan.

WhatsApp Image 2017-02-20 at 19.07.09

“Selanjutnya setelah penetapan sejumlah PTT menjadi ASN, pemerintah daerah harus segera mempersiapkan untuk proses prajabatan jika SK pengangkatan PTT menjadi ASN terbit. Ya, mau tidak mau harus segera dipersiapkan dari sekarang.” Ucap Fahmi.