Sempat Viral, Pelaku Pemerasan Di Pantai Santolo Di Ciduk Polres Garut.

19.925 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kasus pemerasan kepada wisatawan di pantai Santolo kecamatan Cikelet kabupaten Garut yang sempat viral di medsos membuat Polres Garut langsung melakukan tindakan dengan menciduk para pelaku yang berjumlah 5 orang, tersangka PHJ bin JS, AN bin AR, AS bin E, MMS Bin AS dan U Bin J.

Dalam Confrence pers yang dilaksanakan di Lobby Mapolres Garut Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Polisi ( AKBP ) Budi Satria Wiguna mengatakan, tindakan ini kami lakukan berawal dari adanya laporan atas pemerasan yang terjadi di pantai Santolo oleh sekelompok orang terhadap pelapor yang merupakan wisatawan.

” Kejadian tersebut juga sempat viral di medsos belum lama ini, Kejadian tanggal 30 April 2019 tanggal 1 Mei tim Reskrim Polres Garut langsung bertindak dan menangkap 5 orang diduga¬† pelaku pemerasan “, kata Kapolres Garut.

Masih kata Kapolres Budi Satria Wiguna, dari para tersangka kami menyita sejumlah uang dan kertas sejenis tiket yang di duga palsu.

” Selain melakukan pemerasan, para tersangka juga melakukan pemalsuan tiket resmi, oleh karena itu mereka kami jerat juga dengan pasal pemalsuan, dengan pasal yang dikenakan pasal 368 KUHP dan pasal 263 KUHP dengan ancaman 9 Tahun”, jelas Budi.

Ke depan Kapolres Garut menghimbau, kepada siapa saja yang melakukan tindakan menyalahi aturan di luar biaya resmi di tempat – tempat wisata yang ada di Garut, Polres Garut tidak akan segan – segan untuk melakukan tindakan penangkapan dengan tuduhan pemerasan, begitu pula kepada masyarakat dan para wisatawan yang datang ke Garut diharapkan untuk melaporkan apabila ada tindakan – tindakan yang diluar aturan yang ada di obyek – obyek wisata di kabupaten Garut.

” Kabupaten Garut ini banyak sekali obyek – obyek wisata yang sangat bagus dan indah, sayang kalau dikotori oleh oknum – oknum yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi, jangan coba – coba polres akan sikat biar aman Garut” pungkasnya.

Sementara itu Ajun Komisaris Polisi ( AKP ) Maradona Kasatreskrim Polres Menjelaskan, dari para tersangka pihaknya telah menyita uang tunai sebesar 1,9 juta rupiah dan lembaran kertas sejenis tiket yang diduga palsu.

” Barang itu kini kami amankan untuk barang bukti penyelidikan lebih lanjut lagi”, ujarnya.