BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Rudy Gunawan telah resmi maju kembali menjadi calon bupati Garut. Kebanyakan awam tidak begitu mengenal sosok Garut satu ini. Berikut redaksi merangkumnya untuk anda.
Rudy menjalani masa kecil di Wanaraja, Garut, lalu melanjutkan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bandung. Rudy lalu berkuliah di Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran.
Pada tahun 1985, Rudy dan koleganya merintis firma hukum Gunawan & Associates Law Firm. Firma hukumnya banyak menangani perkara perdata dan pernah menjadi penasihat hukum di DPRD dan Pemprov Jawa Barat, dari 1999 hingga 2009.
Rudy Gunawan sudah banyak menangani perkara, baik yang menyangkut perseorangan, swasta, BUMN/BUMD, hingga instansi pemerintah. Yang unik, kantornya menjadi salah satu kantor advokat yang sering dijadikan tempat magang atau praktik kerja lapangan mahasiswa dari ilmu hukum.
Rupanya, karier profesional sebagai pengacara dan managing partner di firma, tak membuatnya puas dalam berkarya. Suami dari Diah Kurniasari itu, menjabat sebagai direktur utama di beberapa perusahaan, seperti PT Amyra Kreasitama, PT Agra Putri Wisata, dan direktur di PT Energi Putera Parahyangan.
Sebelum menjadi Bupati Garut periode 2014-2019, pria berusia 54 tahun itu tercatat sebagai Komisaris Utama PT Quatronics Indonesia sejak 2006 dan Komisaris Utama BPRS Dana Tijarah pada 2007. Rudy Gunawan pernah maju di Pilkada Garut 2008 bersama Oim Abdurohim, meski tak mengantongi kemenangan.
Rudy aktif di organisasi. Ia sempat menduduki posisi Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia Jabar pada 2008-2014, dengan kantor yang beralamat di Bandung. Pria yang hobi membaca buku sastra, jalan-jalan, serta kuliner ini, menjabat Ketua HKTI Jabar sejak 2004, Ketua Kadin Bidang Pertanian pada 1997-2007, serta sempat menjadi Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Jabar pada 2003.
Rudy Gunawan Maju Lagi di Pilkada
Karier politik Rudy semakin mentereng sejak dia memenangi Pilbup Garut 2013, sebagai bupati dengan pasangan wakil bupati dr. Helmi Budiman. Politisi dari Partai Gerindra itu bersama Helmi dari PKS, ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Garut setelah memenangi pilkada putaran kedua mengalahkan Agus Hamdani-Abdusy Syakur.
Pada 2013, Rudy-Helmi didukung oleh Partai Gerindra, PBB, dan PKS. Kali ini, pada Pilbup Garut 2018, pasangan itu kembali maju dengan didukung oleh partai Nasdem serta dua partai yang sama sebelumnya, yaitu Gerindra dan PKS dalam koalisi Nasionalis Religius.
Rudy Gunawan masih mendapat dukungan dari rakyat Garut untuk periode kedua, didasarkan pada hasil survei sebuah lembaga. Survei tersebut dilakukan pada 85% masyarakat Garut dan sebanyak 66% dikatakan memberi pernyataan puas atas kinerja pemerintahan Rudy-Helmi. Dari situ, Rudy berniat untuk melanjutkan kepemimpinannya bersama Helmi Budiman dan menghendaki Kabupaten Garut lebih maju lagi.











