BUANAINDONESIA CO.ID, SUMEDANG-
Sekolah menengah atas negeri 2 Kabupaten Sumedang dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2021-2022 sekarang mengalami peningkatan jumlah pendaftar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dari jumlah quota siswa baru tahun ajaran 2021-2022 sekarang sebanyak 300 orang, sudah hampir sepenuhnya terpenuhi , di tahun tahun sebelumnya, jumlah siswa yang mendaftar ke SMAN 2 Sumedang tidak sebanyak tahun sekarang, hal ini tidak terlepas dari peningkatan sarana dan prasarana pendidikan secara keseluruhan yang dilakukan oleh pihak sekolah, dengan dominasi warna kuning serta hijaunya taman di lingkungan sekolah menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah atas.
Teti Ismayati,M.Pd.,M.PKim Kepala Sekolah SMAN 2 Sumedang mengatakan, Walaupun seluruh kegiatan siswa dilaksanakan secara daring, kami terus berupaya untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi para siswa dan untuk mewujudkan kualitas pendidikan di tengah pandemi ini, SMAN 2 Sumedang telah memiliki jaringan internet yang mumpuni, kami juga terus lakukan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan secara keseluruhan.Ucapnya.Rabu.7 Juli 2021.
” Kami lakukan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan secara keseluruhan, tahap akhir dari keseluruhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan adalah perbaikan lapangan upacara “
Lebih jauh Teti Ismayati menjelaskan, Dengan dilakukan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di SMAN 2 Sumedang, nampaknya bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah atas, dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2021 – 2022 sekarang jumlah pendaftar yang akan melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Sumedang mengalami peningkatan, hal ini dapat terlihat dari jumlah pendaftar yang hampir memenuhi jumlah quota yang kami sediakan.
” Dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2021-2022 sekarang di SMAN 2 Sumedang, jumlah pendaftar mengalami peningkatan “Pungkasnya.








