BUANAINDONESIA.CO.ID,SUMEDANG-
Sekolah menengah kejuruan farmasi dan perawat yayasan imam bonjol (YPIB) Tanjungsari Kabupaten Sumedang masih menjadi idaman para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah kejuruan, setelah mengambil sumpah 81 orang lulusan farmasi dan perawat beberapa waktu yang lalu.
Pada Tahun ajaran 2020-2021 sekarang SMK YPIB Tanjungsari kembali kebanjiran siswa baru, Kepercayaan yang tinggi dari masyarakat Sumedang terhadap SMK YPIB Tanjungsari tidak terlepas dari kualitas para lulusan dan bantuan penyaluran kerja bagi para lulusan, masih terbuka luasnya kesempatan kerja bagi para lulusan farmasi dan perawat menjadi magnet tersendiri bagi para siswa, ditambah jalinan kemitraan yang telah dibuat oleh SMK YPIB Tanjungsari dengan banyak pelaku usaha dan Perusahaan semakin mempermudah para lulusan dalam mendapat pekerjaan.
H.Enep Suryaman kepala sekolah SMK YPIB Tanjungsari mengatakan, beberapa waktu yang lalu sekolah kami sudah mengambil sumpah farmasi dan perawat kepada 81 orang lulusan, namun walaupun pengambilan sumpah farmasi dan perawat dilakukan dimasa pandemi, kami terapkan standar protokoler sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, bahkan secara khusus Camat Tanjungsari yang juga turut hadir mengatakan, bahwa pelaksanaan pengambilan sumpah farmasi dan perawat yang dilaksanakan oleh SMK YPIB Tanjungsari akan dijadikan contoh untuk kegiatan yang lain. Ucapnya. Kamis,1 Oktober 2020.
” Walaupun pengambilan sumpah farmasi dan perawat kami laksanakan di masa pandemi, tidak ada aturan yang kami langgar, karena kami mengikuti semua aturan Protokoler yang telah ditetapkan oleh Pemerintah”
Lebih lanjut H.Enep Suryaman menjelaskan, berkaitan dengan kelengkapan sarana dan prasarana protokoler bagi lingkungan pendidikan dalam menyambut kegiatan belajar secara tatap muka, kami sebagai sekolah dalam bidang kesehatan tentunya sudah sangat lengkap, mulai dari tempat cuci tangan sampai semua item yang sudah ditentukan oleh Tim Gugus tugas Covid, secara continue walaupun bukan pada masa pandemi Kamis selalu lakukan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh warga sekolah dan pendisiplinan pola hidup bersih dan sehat.
” Sebagai sekolah yang bergerak di bidang kesehatan, protokoler kesehatan sudah menjadi budaya di lingkungan sekolah kami”Pungkasnya.








