Sosialisasi Antisipasi Paham Radikal dan Anti Teroris

6.066 dibaca
Sosialisasi waspada penyebaran paham radikal dan terorisme, di bale kuwu desa Mekarjati kecamatan Haurgeulis kabupaten Indramayu. Jum'at, 1 Maret 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, Indramayu -Masyarakat bersama aparat desa Mekarjati kecamatan Haurgeulis kabupaten Indramayu mengelar kegiatan “Sosialisasi waspada penyebaran paham radikal dan teroris” di bale kuwu desa Mekarjati kecamatan Haurgeulis kabupaten Indramayu. Jum’at, 1 Maret 2018.

Advertisement

Belakangan ini di desa Mekarjati telah terjadi 4 kali kasus penyebaran paham radikal dan terungkapnya ada pelaku teroris, yang tetakhir sodara Zefri yang menikahi gadis Mekarjati terungkap sebagai teroris dan di tangkap bulan Februari kemaren di jalan Sudirman desa Mekarjati.

Dalam sambutannya Awing selaku kuwu desa Mekarjati menyebutkan bahwa di desa Mekarjati sudah marak penyebaran paham radikal bahkan adanya pelaku teroris.

“Empat tahun saya menjabat sebagai kuwu sudah beberapa kali terjadi penyebaran paham radikal, terutama bulan Februari kemaren ada yang di tangkap sebagai pelaku teroris” ungkapnya,

Selain itu Awing menegaskan kepada semua warga untuk mampu mengantisipasi menangkalan penyebaran paham radikalisme dari pihak luar.

“Kalau masyarakat kedatangan seseorang yang mau ngontrak atau berdagang di Mekarjati segera lapor dulu ke pihak desa, agar saya mampu memeriksa terlebih dahulu identitas asal orang itu” tegasnya.

Ketika di wawancara Awing menjelaskan langkah-langkah untuk mengantisipasi adanya pelaku teroris dan penyebaran paham radikalisme dengan memperketat siskamling.

“Dengan sosialisasi ini saya sudah menghimbau kepada semua masyarakat dari tingkat RT sampai aparat desa untuk tetap siaga dan meningkatkan keamanan siskamling, terutama kepada yang punya kontrakan” ungkapnya.

Selain itu Komarudin selaku tokoh masyarakat desa mekarjati menjelaskan bahwa sudah terjadi empat kali kasus teroris di desa Mekarjati.

“Disini sudah terjadi empat kali, yang pertama adanya aliran al-qiah al-islamiah, kedua ada komunitas Komar, yang ketiga yaitu adanya teroris dari isis, yang keempat saat ini bulan kemaren yang menikah dengan warga kami”.

Komar juga meminta adanya kerjasama dari semua pihak. “harapannya ada kerjasama dari semua pihak tidak hanya masyarakat saja, tapi perlu bantuan dari babinsa dan babinmas” ungkapnya.

“Kami selaku tokoh masyarakat dan mewakili masyarakat desa Mekarjati kecamatan Haurgeulis kabupaten Indramayu sepakat untuk memberantas paham radikal dan tindakan teroris,” tutupnya.