
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menginisiasi program peningkatan kompetensi kehumasan bertajuk Garut Government Public Relation (GGPR) 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut, Margiyanto, di Command Center (CC) Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Rabu (11/2/2026).
Program ini dirancang berlangsung selama lima bulan, dari Februari hingga Juni 2026, dengan melibatkan praktisi humas di lingkungan SKPD, kecamatan, hingga pemerintah desa. GGPR diharapkan menjadi wadah penguatan peran humas sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Margiyanto menegaskan bahwa humas memiliki fungsi strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan komunikatif. Ia menilai pelatihan ini penting untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik.
“Kegiatan ini sangat positif. Saya berharap materi yang diberikan terus berkembang, dinamis, dan relevan dengan isu-isu terkini,” ungkapnya.
Ia pun mendorong seluruh perangkat daerah untuk aktif berpartisipasi, termasuk jajaran humas di tingkat desa agar jaringan komunikasi pemerintah semakin solid dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, menambahkan bahwa GGPR 2026 tidak hanya menjadi forum pelatihan, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor. Melalui program ini, koordinasi komunikasi antara dinas, kecamatan, kelurahan, dan desa diharapkan semakin terintegrasi.
Pelaksanaan GGPR 2026 diawali dengan tahap pengenalan yang menghadirkan 15 sesi materi secara daring melalui Zoom Meetings. Selain itu, Diskominfo juga menyediakan layanan helpdesk guna memberikan pendampingan dan konsultasi terkait pengelolaan isu strategis di masing-masing perangkat daerah.
Agus berharap, melalui penguatan kapasitas ini, citra positif Pemerintah Kabupaten Garut dapat terus terjaga, serta informasi program pembangunan dapat tersampaikan secara terbuka, informatif, dan akuntabel.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi GGPR Vol. 1 bertema “Peran Humas Pemda” yang disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Garut, Dang Sani Imansyah, sebagai dasar sebelum memasuki sesi teknis lanjutan.








