Untuk Menekan Kawasan Kumuh, Bupati Garut Akan Bentuk Kelompok Khusus

9.773 dibaca
Bupati Garut, Rudy Gunawan pada Lokakarya Program Kotaku.

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka secara resmi Lokakarya Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun 2017 yang diselenggarakan Badan Pembangunan dan Perencanaan Daerah Kabupaten Garut.

Rudy Gunawan memaparkan, 38 ribu hektar luas wilayah Garut merupakan pemukiman kumuh. “Dari data yang ada saat ini, pemukiman kumuh di Garut ada 38 ribu hektar dari luas pemukiman di Kabupaten Garut. Dengan demikian, sembilan titik sepertiganya masih kumuh dan menjadi tantangan kita semua,” papar Rudy. Rabu, 27 Desember 2017.

Advertisement

Dikatakan Bupati Garut,penataan lingkungan berbasis komunitas juga merupakan bagian yang harus dikembangkan di Kabupaten Garut.

“Salah satunya Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Karena saya menyakini, 71 BKM dan 710 KSM mampu baik dan jujur serta berkualitas baik dalam melaksanakan pembangunan,” kata Bupati Garut.

Rudy menambahkan, kedepannya dalam rangka penekanan kawasan kumuh, akan dibentuk kelompok khusus dan Pemerintah Daerah akan menaikkan anggarannya.

“Nantinya ditingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa atau Lurah, RW dan RT dibentuk kelompok-kelompok yang khusus untuk mengatasi persoalan kumuh ini, nanti Pemda akan menaikan lagi anggaran untuk itu dan kelompok yang mengerjakannya,” tambah Rudy.

EDITOR: WN