Untuk Mengurangi Resiko Bencana, Ini Yang Dilakukan KSB Dan TAGANA

935 dibaca

KSB dan TAGANA Poto bersama dengan Bupati Usai diskusi dipendopo Bupati

BUANAINDONESIA.CO.ID,PANDEGLANG – Dalam upaya mencegah berbagai bencana di Kabupaten Pandeglang dan mengurangi resiko bencana tsunami, Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Tagana Pandeglang melakukan gerakan tanam (Gertam) pohon mangrove di kawasan pesisir pantai hal tersebut diketahui saat Ketua KSB Pandeglang Beni Madsira melakukan pertemuan dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo, Senin 11 Januari 2021.

Advertisement

“ Betul, kami KSB dan Tagana akan melakukan aksi gerakan menanam pohon mangrove di kawasan pesisir pantai diantaranya kawasan pantai Kecamatan Labuan dan Carita, bahkan sampai wilayah Kecamatan Sumur, hal ini kami lakukan sebagai upaya meminimalisir resiko apabila terjadi bencana tsunami,” kata Beni

Lebih lanjut Ia mengatakan adapun penanaman bibit pohon mangrove tersebut, dalam rangka peringatan Ulang tahun TAGAN ke-17, dengan tema TGANA-KSB menjaga Alam adapun rencananya penanaman akan dilakukan pada bulan maret mendatang, dengan jumlah bibit pohon mangrove yang akan ditanam sebanyak 50,000 pohon.

“ Penanaman bibit pohon mangrove ini merupakan program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial, sekaligus dalam rangka peringatan ualang tahun Tagana Ke-17, yang puncaknya akan dilaksanakan di Pelabuhan Ratu Sukabumi, adapun teknis penanamanya saat ini sedang kita bahas bersama Ibu Bupati, terkait lokasi mana saja kawasan pesisir pantai yang akan ditanami, sehingga kedepanya penanaman pohon mangrove ini bermanfaat dan mampu mengurangi resiko bencana tsunami apabila suatu saat terjadi,“ ucap Beni.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita dalam kesempatan pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. Tidak sembarang orang yang mau menjadi relawan, karena jadi relawan itu membutuhkan mental yang kuat dan penuh keiklasan dalam menangani berbagai bencana, baik bencana alam dan nonalam, bencana alam seperti longsor, banjir dan bencana lainya.

“ Pemkab Pandeglang sangat mengapresiasi, berkat perjuangan para relawan dalam penanganan bencana Pemerintah sangat terbantu sekali dengan adanya KSB dan Tagana, semangat mereka sebagai relawan sungguh luar biasa,“ kata Irna.

Irna menambahkan rencana aksi gerakan tanam pohon mangrove di kawasan pesisir pantai tentu saja sangat bermanfaat untuk kelestarian alam dan keselamatan kita semua, selain bisa mengurangi resiko bencana, dapat juga menjadi sumber penghidupan masyarakat kawasan pesisir, hutan mangruve akan menjadi tampat berkembangbiak ikan, kepiting dan udang, yang bermanpaat bagi nelayan.

“ Oleh karena itu Pemkab Pandeglang akan terus mendukung kegiatan, apalagi gerakan tanam pohon ini untuk keberlangsungan hidup manusia, dan kita ketahui pandeglang ini resiko bencana megatras sangat besar sekali, maka dengan adanya penanaman pohon di pesisir pantai akan mengurangi resiko bencana,” pungkasnya.