Usai Dilantik, Dua Kades PAW di Garut Diminta Fokus pada Kepentingan Warga

323 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin resmi melantik dua kepala desa melalui mekanisme Pemilihan Antar Waktu (PAW), Jumat (25/9/2026). Pelantikan berlangsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota.

Advertisement

Dua kepala desa yang menerima mandat tersebut adalah Sugiono sebagai Kepala Desa Margamulya, Kecamatan Cikajang, dan Supriatna sebagai Kepala Desa Lembang, Kecamatan Leles.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut mengingatkan kedua kepala desa agar menjadikan kepercayaan masyarakat sebagai landasan dalam menjalankan pemerintahan. Amanah jabatan, kata Syakur, harus diwujudkan melalui pelayanan dan kinerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga meminta kepala desa mampu membaca kebutuhan serta potensi wilayahnya. Keterbatasan anggaran desa, menurutnya, perlu disikapi dengan kreativitas dan berbagai inovasi agar program pembangunan tetap dapat berjalan.

“Kepercayaan itu sangat berarti, bernilai, sehingga saya berharap bapak bisa melaksanakan amanat dengan sebaik-baiknya,” ujar Syakur.

Bupati kemudian menyampaikan tiga sektor yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan pemerintahan desa, yakni pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Pada sektor pendidikan, kepala desa diminta melakukan pendataan dan memberikan perhatian terhadap anak-anak yang mengalami putus sekolah maupun tidak melanjutkan pendidikan. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka kembali kesempatan bagi anak-anak untuk meneruskan pendidikan.

“Anak-anak kita banyak yang putus sekolah atau tidak serius sekolahnya, saya nitip para kepala desa coba ajak lagi anak-anaknya kalau ada yang putus sekolah coba usahakan mau melanjutkan sekolah,” katanya.

Untuk bidang kesehatan, pemerintah desa diminta turut memperkuat berbagai langkah pencegahan dan penanganan yang berkaitan dengan angka kematian ibu (AKI) serta angka kematian bayi (AKB).

Sedangkan di sektor ekonomi, kepala desa diharapkan mampu melibatkan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Peran aktif warga dinilai penting untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Pelantikan tersebut menjadi awal bagi Sugiono dan Supriatna untuk melanjutkan roda pemerintahan di wilayah masing-masing. Keduanya diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus menjalankan pembangunan sesuai kebutuhan dan potensi masyarakat.